Berita

sby dan istri/presidenri.go.id

SBY Diusulkan Jadi Bapak Kebangkitan Koperasi

JUMAT, 12 JULI 2013 | 22:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mengusulkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditetapkan sebagai Bapak Kebangkitan Koperasi di Indonesia karena telah mampu memajukan koperasi di Tanah Air.  

"Sudah sewajarnya Dekopin mengusulkan untuk menetapkan penganugerahan gelar Bapak Kebangkitan Koperasi Indonesia," ujar Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid dalam sambutannya di puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-66 di Mataram, Jumat (12/7).  

Nurdin mengatakan Dekopin memohon kepada pemerintah melalui Menteri Koperasi dan UKM untuk menetapkan penganugerahan Bapak Kebangkitan Koperasi Indonesia itu pada Harkopnas ke-67, di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.


Dia mengatakan UU No 17/2012 tentang Perkoperasian menugaskan pemerintah pusat dan daerah untuk menetapkan kebijakan yang mendorong kemajuan koperasi. Regulasi baru itu merupakan pembaharuan dari Undang Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi, karena sudah tidak selaras dengan kebutuhan hukum dan perkembangan perkoperasian di Indonesia. Keberadaan regulasi baru di bidang perkoperasian diyakini akan dapat memajukan bidang perkoperasian di Tanah Air.

"Oleh karena itu, kami dari Dekopin senantiasa sejalan dan seiring dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk mengembangkan koperasi berskala besar, dan sepenuhnya mendukung pelaksanaannya di masa akan datang," ujarnya.

Dengan terbentuknya koperasi berskala besar, lanjut Nurdin, diharapkan terbentuknya jaringan perkoperasian yang kuat secara vertikal maupun horizontal.

"Dengan demikian, jika ada pandangan bahwa koperasi merupakan usaha kecil, akan dapat ditepiskan dengan peran koperasi dalam skala nasional," ujarnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya