Berita

sunarwi/net

Nusantara

Dipecat PDIP, Sunarwi Wajib Mundur

RABU, 10 JULI 2013 | 23:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tidak ada aturan yang membenarkan Sunarwi sah memegang jabatan sebagai Ketua DPRD Pati. Sunarwi harus mengundurkan diri karena dia sudah dipecat PDIP dan kini jadi pengurus Partai Hanura.

Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Restuardy Daud menegaskan, menurut undang-undang ada tiga hal yang menghilangkan hak seseorang dari jabatan anggota dewan, baik DPR ataupun DPRD.

"Hak anggota dewan akan hilang jika meninggal dunia, diberhentikan oleh partai pengusungnya dan mengundurkan diri," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/7).


Restuardy mengaku akan mengecek kasus Sunarwi, dan segera menindaknya.

"Akan saya cek secapatnya kepada teman-teman di Otda," katanya.

Ketika ditanya apakah seluruh produk hukum, surat menyurat dan pengeshana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang ditandatangi Sunarwi setelah pindah ke Hanura legal, kembali Restuardy menjawab akan mengecek lebih jauh.

"Proses pemberhentian anggota dewan itu tidak mudah. Apalagi yang bersangkutan ini Ketua DPRD, ini akan panjang. Prosesnya lanjutnya dewan harus mengusulkan pada bupati, bupati mengusulkan pada gubernur, baru gubernur mengusulkannya pada menteri dalam negeri," jelasnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya