Berita

Politik

Beblawi, Perdana Menteri Interim Mesir

RABU, 10 JULI 2013 | 20:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Hazem el-Beblawi telah ditunjuk menjadi perdana menteri pemerintahan transisi yang dipimpin oleh Presiden Mesir interim Adly Mahmud Mansour.

Siapa Beblawi?

Beblawi (76), mendukung revolusi 2011 melawan Hosni Mubarak dan diangkat menjadi menteri keuangan dalam pemerintah sementara saat itu. Setelah revolusi, ia mendirikan Partai Demokrat Sosial Mesir.


Beblawi dikenal punya pandangan ekonomi yang liberal dan mendukung sistem pasar bebas di Mesir. Ia belajar ekonomi dan hukum di Universitas Kairo dan mendapat gelar doktor di bidang ekonomi di Paris pada tahun 1964. Beblawi mengajar di sejumlah lembaga akademis termasuk Universitas Kairo dan Universitas Amerika di Kairo.

Pada periode 1983-1995, Beblawi memimpin Bank Pembangunan Ekspor Mesir.

Beblawi mengundurkan diri sebagai menteri keuangan bulan Oktober 2011. Pengunduran diri dipicu ketidaksetujuannya atas penanganan pemerintah terhadap protes Kristen Koptik yang menyebabkan puluhan orang meninggal.

Pengunduran diri Beblawi ditolak oleh kepala angkatan bersenjata Mesir, Marsekal Mohammed Hussein Tantawi. Pada bulan September 2012, ia memperingatkan bahwa demokrasi politik bukanlah pengobatan untuk semua penyakit meskipun setidaknya hal tersebut adalah obat untuk tirani.

"Ekonomi Mesir menurun, pola subsidi saat ini tidak dapat dilanjutkan," kata Beblawi bulan Mei lalu. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya