Konferensi Pemuda Negara-negara Islam ke tiga atau 3rd Global Summit 2013 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, berakhir hari ini. Konferensi di hadiri pemuda dari 57 negara anggota.
"Konferensi melahirkan resolusi-resolusi yang berkaitan dengan dinamika negara-negara Islam di pentas global," kata Tantan Taufiq Lubis, delegasi konferensi dari Indonesia, kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (7/7).
Tantan yang masih berada di Kuala Lumpur menjelaskan konferensi menghasilkan lima resolusi. Yakni membuka ruang dialog antar keyakinan agama di dunia, membangun kerjasama ekonomi di antara negara-negara anggota Organization of the Islamic Conference (OIC), mendorong terwujudnya aliansi kekuatan militer negara-negara Islam anggota OIC.
"Lalu, membangun education center, fasilitas pendidikan dan pelatihan bagi pemuda pemuda Islam anggota negara OIC, dan mempertegas komitmen untuk menciptakan perdamaian dan penghargaan terhadap keberagaman," kata Tantan yang mewakili Universitas Trisakti dan Ketua DPP KNPI.
Tolub, begitu Tantan akrab disapa, mengatakan acara antara lain di hadiri oleh Perdana Menteri Malaysia, Rektor Universitas Islam Internasional Malaysia ( IIUM ), Chief of Cabinet ICYF-D Mr. Elmaddin Mehdiyev, Minister in Prime Minister of Malaysia YB Tan Sri Joseph Kurup, dan Sultan Pahang Malaysia.
Adapun peserta delegasi dari Indonesia terdiri dari Zia, Hafid, Panji, Syahroni, Fitri, Ade Budiman dan Tantan.
[dem]