Berita

sby/net

Politik

LCSAN 2013

SBY: Hanya Satu Kata, Luar Biasa!

MINGGU, 07 JULI 2013 | 19:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sangat kagum dengan anak-anak peserta Lomba Cipta Seni Anak-anak Nasional (LCSAN) yang dinilainya berbakat.

"Hanya satu kata, luar biasa!" kata SBY dalam pidatonya di acara LCSAN 2013 di Istana Cipanas, Jawa Barat, Minggu (7/7). Sebelum menyampaikan pidato, SBY ditemani Ibu Negara Ani Yudhoyono berkeliling menyaksikan setiap cabang lomba dan menyerahkan piagam dan piala kepada para pemenang LCSAN.

"Pak SBY bersyukur dan bangga, Bu Ani dan semua yang menyaksikan tadi bersyukur dan bangga. Para orang tua juga lebih bersyukur dan bangga, tapi dewan juri nampaknya tidak mudah untuk membuat peringkat. Di mata saya anak-anak adalah juara," ujar SBY.


Lomba yang merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-68 Republik Indonesia ini terbagi dalam lima kategori, yaitu Lomba Cipta Puisi, Lomba Seni Lukis, Lomba Desain Motif Batik, Lomba Membatik pada Kain Mori, dan Lomba Cipta Lagu. Mengangkat tema 'Maju Negeri, Indah Budayaku', lomba diikuti 231 anak-anak dari 33 provinsi, yang terbagi atas 99 pelajar SD dan 132 pelajar SMP.

Menurut SBY, Indonesia sekarang memiliki banyak maestro seni budaya, namun harus dipersiapkan maestro-maestro masa depan.

"Kalianlah yang yang akan menjadi budayawan, seniman besar. Oleh karena itu sejak awal kita gagas sesuatu untuk mempersiapkan negara, bangsa, dan anak-anak kita. Saya berharap kalian semua sukses dalam belajar, mengembangkan seni budaya, dan sukses dalam karier kalian nanti," kata SBY berharap.

Indonesia, lanjut Presiden SBY, memiliki wilayah negara yang besar dan penduduk yang besar pula, warisan sejarah Indonesia juga sangat besar.  Dia mengatakan negara ini akan menyesal kalau tidak pandai untuk menjaga dan melestarikan kebesaran yang ada. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya