Berita

muhammad morsy/net

Dunia

Kekalahan Morsy Pun Semakin Sempurna…

JUMAT, 05 JULI 2013 | 11:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kudeta militer di Mesir, walau tak meneteskan darah sedikitpun, tetap sesuatu yang mengejutkan. Setelah Ketua Mahkamah Konstitusi Adly Mansour dilantik sebagai presiden sementara kemarin (Kamis, 4/7), jaksa penuntut umum senior negara itu sedang menginvestigasi keterlibatan Muhammad Morsy dan sejumlah petinggi Ikhwanul Muslimin dalam kekerasan yang berujung pada kematian sehari setelah kudeta.

Jaksa penuntut yang seorang jenderal angkatan bersenjata itu, Abdel Maquid Mahmoud, mengeluarkan surat yang mencegah Morsy dan 35 petinggi Ikhwanul Muslimin meninggalkan Mesir.

Informasi ini diperoleh dari media pemerintah Middle East News Agency dan EgyNews.


Melihat perkembangan terakhir ini dapat disimpulkan bahwa kekalahan Morsy semakin sempurna. Kelompok militer mendapatkan dukungan yang begitu luas dari kalangan media dan kaum intelektual.

Ikhwanul Muslimin mengajak seluruh anggota dan simpatisannya untuk menggelar demonstrasi besar-besara hari ini (Jumat, 5/7). Sementara pihak militer mengatakan, demonstrasi diperbolehkan sepanjang tidak mengganggu dan menciptakan kerusuhan apalagi kekerasan.

Jurubicara Ikhwanul Muslimin Gehad El-Haddad kepada CNN mengatakan bahwa pihak militer telah memindahkan Morsy dari Markas Garda Republik ke kantor Departemen Pertahanan.

Pihak militer sejauh ini belum menyampaikan informasi apapun mengenai keberadaan Morsy. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya