Berita

Politik

PKPI Perjuangkan Nasib Rakyat Kecil

MINGGU, 30 JUNI 2013 | 17:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sutiyoso, menilai bangsa ini belum sepenuhnya memerhatikan nasib kaum kecil, terlantar dan terpinggirkan. Persepsi pemerintah atas nasib orang kecil harus diubah.

"Pemerintah bukanlah tuan atas negeri ini, tetapi pelayan yang mensejahterahkan rakyat kecil yang menjadi empunya negara," katanya, Minggu (30/6).

Bang Yos, demikian Sutiyoso disapa, menegaskan negara harus menjamin bahwa setiap warga negara bisa bertumbuh dan berkembang sebagai manusia yang bermartabat. Cara yang bermartabat diantaranya, menyiapkan panti sosial yang manusiawi bagi mereka yang terlantar. 


"Mereka harus diurus negara," tegasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai pemerintah juga selalu keliru dalam pendekatan terhadap orang kecil. Misalnya, ia mencontohkan, kekerasan masih digunakan untuk mengusir para pedagang kaki lima dan kaum kecil lainnya.

Karenanya, kata Bang Yos, PKPI ingin memerjuangkan nasib orang-orang  kecil ini. Dia menginginkan supaya pendekatan yang dilakukan pada kaum kecil adalah kemanusiaan.

"Semua mereka yang teraniaya, mereka yang menjadi tuan atas negeri ini, bukan pemerintah," ujar Bang Yos.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya