Berita

ist

Filipina Kecam Militerisasi China di Laut China Selatan

MINGGU, 30 JUNI 2013 | 16:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Filipina mengecam China atas meningkatnya militerisasi di Laut China Selatan, yang kembali memicu ketegangan di tengah lambannya upaya regional untuk menjalin kompromi atas salah satu titik rawan di laut Asia.

Menteri Luar Negeri Filipina Albert del Rosario mengungkapkan hal tersebut dalam pertemuan puncak ASEAN di Brunei, pada Minggu (30/6) atau tepat sehari setelah pemerintah China mengumumkan peringatan "counterstrike" melawan Filipina jika terus memprovokasi Beijing.

"Pernyataan counterstrike China adalah salah satu yang tidak bertanggung jawab. Kami mengutuk setiap ancaman penggunaan kekuatan di Laut China Selatan," kata Del Rosario kepada wartawan di Brunei usai pertemuan para menteri luar negeri ASEAN, seperti dikutip Reuters.


Gesekan ketegangan antara China dan Filipina telah melonjak sejak setahun lalu. Keduanya memperebutkan Kepulauan Spratly dan Paracel di Laut China Selatan yang terkenal akan potensi minyak dan gas alam yang melimpah.

Ketegangan ini diperparah dengan aksi pendudukan militer Filipina di pulau kaya terumbu karang yang selama ini diklaim milik China itu. Pendudukan ini mendapat reaksi keras dari China hingga akhirnya mengeluarkan peringatan counterstrike. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya