Berita

PKPI Fokus Penguatan Struktur Partai

SABTU, 29 JUNI 2013 | 21:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Guna menggaet pemilih pada pemilu 2014 mendatang, Partai Keadilan Persatuan Indonesia fokus penguatan struktur partai di setiap daerah pemilihan (Dapil). Penguatan struktur organisasi penting dilakukan karena merupakan mesin partai yang bisa meraup suara.

"Bila struktur sudah sesuai dengan kerangka yang ditentukan maka jaringan mendekati konsituen akan mudah. Selain itu struktur partai perlu diperkuat karena untuk kerja politik setelah ajang Pemilu 2014," ujar Sekjen PKPI Yusuf Karta Negara saat ditemui di sela Mukernas PKPI, di Caringin Bogor, Sabtu (29/6)

Dia mengakatan, Mukernas membahas percepatan program, salah satunya penguatan struktur partai mulai tingkat provinsi hingga Kabupaten/ Kota sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Strategi penguatan akan difokuskan di daerah atau per daerah pemilihan yang dilakukan secara berkelanjutan. Yusuf mencontohkan Ketua Umum PKPI Sutiyoso akan semakin intens berkunjung ke daerah-daerah dalam rangka pelaksanaan strategi itu.
   

   
"Kami akan bertemu dan wawancara dengan tokoh setempat dan memanfaatkan media yang harus diikutsertakan untuk mempermudah sosialisasi dan dalam rangka menuju Pemilu 2014," tegasnya.
  
Menurut dia, PKPI akan menjadikan kadernya yang ada di tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/ kota menjadi ujung tombak partai. Salah satu langkah pertamanya adalah mensinergikan semua kader untuk bekerja bagi partai namun caranya ditentukan dalam Mukernas.
  
"Misalnya menentukan wilayah caleg, kalau salah satu caleg mau ke suatu tempat ijin dulu. Itu merupakan salah satu model dan akan kami rumuskan seperti apa," katanya.
  
Yusuf menjelaskan, kerjasama antar caleg PKPI sangat ditekankan karena masing-masing memiliki tanggungjawab membesarkan partai. Karena itu menurut dia akan dibentuk sistem Kader Ujung Tombak (KUT) sehingga penguatan partai hingga ke tingkat Rukun Tetangga dan Rukun Warga.
  
"Intinya dalam satu dapil itu caleg DPR RI ingin manfaatkan caleg dari provinsi hingga kabupaten/ kota. Nanti mereka akan bekerjasama dan kami di pusat mengawasinya," ujar Yusuf.  [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya