Berita

ist

Dunia

Bom Pinggir Jalan Tewaskan Delapan Tentara Thailand

SABTU, 29 JUNI 2013 | 17:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Delapan tentara tewas dalam sebuah serangan bom pinggir jalan di selatan Thailand. Ini merupakan serangan paling mematikan terhadap pasukan keamanan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Bom canggih ini ditanam kelompok separatis di sebuah jalan di distrik Krong Pinang, Provinsi Yala, dan menargetkan kendaraan-kendaraan militer.

"Itu bom yang sangat kuat yang benar-benar bisa menghancurkan truk. Sepuluh tentara berada di truk. Delapan tewas dan dua lainnya terluka," kata jurubicara polisi Kolonel Pramote Promin seperti dikutip kantor berita AFP (Sabtu, 29/6).


Selain tentara, bom juga mengakibatkan dua warga desa mengalami luka-luka. Ini adalah serangan paling mematikan terhadap pasukan keamanan Thailand dalam beberapa tahun.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa serangan ini dilakukan oleh milisi Muslim di selatan Thailand.

Thailand adalah negara mayoritas berpenduduk Buddha, tapi Muslim menjadi mayoritas di tiga provinsi selatan seperti Yala, Pattani dan Narathiwat. Militan Islam, yang berjuang untuk otonomi yang lebih besar, diyakini melakukan serangkaian serangan senjata dan bom terhadap pasukan keamanan dan warga yang dianggap bersekutu dengan pemerintah atau kolaborator di daerah. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya