Berita

ilustrasi/ist

Perebutan Kursi HA IPB Diwarnai Isu Penyalahgunaan APBN

JUMAT, 28 JUNI 2013 | 20:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perebutan jabatan Ketua Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA-IPB), yang akan berlangsung pada Munas HA IPB Sabtu (29/6) di Sentul Convention Center, diwarnai dengan isu tak sedap penggunaan APBN untuk memuluskan salah seorang kandidat. Isu yang beredar, salah seorang kandidat yang menjadi pejabat di Kementerian Kehutanan, memanfaatkan anggaran di Kementeriannya untuk memberangkatkan delegasi peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti Munas.

Dari kandidat yang maju dalam pemilihan Ketua HA-IPB tercatat ada satu kandidat yang berasal dari Kementrian Kehutanan, yaitu Bambang Hendroyono, yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Bina Usaha Kehutanan Kemenhut. Sampai saat ini, belum dapat diperoleh konfirmasi dari Bambang Hendroyono tentang isu tersebut.

Arif Daryanto, Ketua SC Munas HA-IPB, ketika dihubungi menyatakan belum mendengar kabar tentang adanya salah satu kandidat yang yang menggunakan dana APBN untuk kegiatan kampanyenya. Namun, dia menegaskan seharusnya semua kandidat yang bertarung untuk merebut kursi Ketua Himpunan Alumni IPB tidak menggunakan anggaran negara dalam pencalonan ketua alumni IPB.


Senada dengan Arif, salah seorang anggota Himpunan Alumni IPB, Wilman Ramdhani juga menyayangkan apabila isu penggunaan APBN tersebut benar.

"Saya baru mendengar isu tersebut. Namun bila benar ada kandidat yang menggunakan APBN untuk mendukung kampanyenya, maka itu harus dibuka ke publik," ujar alumni Program Magister Ilmu Pengelolaan SDA dan Lingkungan (PSL) IPB tersebut.

Lebih jauh Wilman menilai bahwa, adanya dugaan seorang kandidat yang menggunakan APBN guna memuluskan langkahnya guna merebut kursi ketua Himpunan Alumni IPB, sebagai bentuk kecurangan. Dalam kasus ini, Ketua Himpunan IPB periode 2008-2012, Said Didu belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali pesan pendek dan telepon juga tak diresponnya.

Sebagai informasi, dalam perebutan kandidat Ketua Himpunan Alumni IPB ini, ada beberapa pasangan yang akan bertarung untuk merebut jabatan tersebut. Selain Bambang Hendroyono yang berpasangan dengan pengusaha Nelly Oeswini, kandidat lain yang disebut-sebut adalah Abdul Aziz (Komisaris Para Groups, Staf Khusus Kementerian BUMN) berpasangan dengan Arif Satria (Dekan FEMA IPB), Bayu Krisnamukti (Wamendag RI) berpasangan dengan Naufal Mahfudz (Direksi LKBN ANTARA), serta Franky Sibarani (Garuda Food) ) berpasangan dengan M Sirod (Pengusaha/Enterpreneur). [rsn]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya