Berita

Politik

Besok SBY Terima Kunjungan Presiden Vietnam

RABU, 26 JUNI 2013 | 22:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Vietnam Truong Tan Sang dan Ibu Negara Mai Tinh Hanh di Istana Merdeka, Kamis (27/6) besok.

"Kedua negara akan menandatangani nota kesepahaman kerja sama pertanian dan perjanjian ekstradisi," terang Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah dalam rilisnya, Rabu (26/6).

Presiden Tan Sang akan berada di Indonesia hingga Jumat (28/6) lusa. Rencananya Presiden Tan Sang dalam kunjungan pertama ke Indonesia ini  akan melakukan peletakan karangan bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.


Teuku menjelaskan kedua negara telah menyepakati kemitraan komprehensif sejak 2003 lalu. Kemitraan telah membantu kedua negara memfokuskan upaya-upaya peningkatan kerja sama dalam berbagai bidang.

Di bidang ekonomi misalnya, Indonesia dan Vietnan menargetkan volume perdagangan mencapai 5 miliar dolar AS sebelum tahun 2015. Harapan ini sejalan dengan kecenderungan peningkatan perdagangan bilateral, yaitu sebesar 4,8 miliar dolar AS pada tahun 2012, sedangkan tahun sebelumnya 4,7 miliar dolar AS.

Pada kesempatan kunjungan kenegaraan ini, jelas Teuku, kedua kepala negara akan menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU kerja sama pertanian serta perjanjian di bidang ekstradisi dan mutual legal assistance. Kedua MoU ini akan memperkuat komitmen Indonesia dan Vietnam untuk saling membantu penanganan kasus-kasus yang mengait pada kedua negara.

"Kunjungan kenegaraan Presiden Truong Tan Sang diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral antara RI dan Vietnam yang telah dijalin dalam bingkai kemitraan," katanya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya