Berita

Sutiyoso Minta Jakarta Fair Dipertahankan

RABU, 26 JUNI 2013 | 14:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mantan Gubernur DKI, Sutiyoso, meminta Jakarta Fair Kemayoran tetap dipertahankan karena event tersebut sudah dikenal di seluruh Indonesia dan manca negara. Jika Pemprov DKI akan membuat pesta rakyat jangan mengorbankan Jakarta Fair, tetapi lebih baik mencari tempat lain yang khusus untuk itu.

"Kalau tujuannya untuk membuat pesta rakat, bisa saja Gubernur yang sekarang bikin, tapi itu missinya jelas berbeda dengan PRJ ini," kata Bang Yos, demikian Sutiyoso disapa.

Menurut Bang Yos, Jakarta Fair diadakan dengan tujuan sebagai wadah promosi produk-produk unggulan UKM, disamping memang ada produk-produk industri besar yang juga ditawarkan. Ia berharap Jakarta Fair bukan hanya dipertahankan oleh Gubernur DKI yang sekarang, tetapi juga diupayakan agar semakin mengeglobal dan semakin dikenal di manca negara, sehingga semakin banyak yang melakukan transaksi di ajang pameran terbesar di Asia Tenggara tersebut.


Bang Yos, dalam keterangannya kepada wartawan menyatakan, setuju jika Jokowi membuat pesta rakyat untuk merayakan HUT DKI. Namun pesta rakyat tersebut harus mencari tempat lain.

"Saran saya jangan menggunakan Monas. Sebab Monas itu kita proyeksikan sebagai ruang terbuka hijau, untuk penghijauan, untuk rekreasi. Harus kita pelihara keutuhannya, termasuk taman-taman yang ada di sana," katanya.

Ia menceritakan semasa dirinya menjabat Gubernur DKI pesta rakyat diadakan dua kali dalam setahun, yakni bertepatan perayaan tahun baru dan bertepatan perayaan HUT DKI. Waktu itu pesta rakyat diadakan di Ancol dan di Taman Mini Indonesia Indah.

"Sebaiknya nantinya untuk penyelenggaraan pesta rakyat itu Pemprov DKI mesti mencari lahan-lahan baru lagi," pungkasnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya