Berita

dwi rio sambodo

Anggota DPRD DKI Ikut Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM

RABU, 19 JUNI 2013 | 16:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, ikut turun ke jalan bersama ribuan simpatisan partainya dan massa mahasiswa juga buruh menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, siang tadi.

Personil Komisi E DPRD DKI itu bahkan sempat berorasi di atas mobil komando memberi semangat pada kader PDIP agar tidak kendur menolak kenaikan harga BBM. Dia juga meminta masyarakat luas terus berjuang menolak kebijakan tersebut.

"Pencabutan subsidi BBM berarti mencabut hak rakyat terhadap subsidi negara," tegas kader PDI Perjuangan DKI Jakarta itu dari atas mobil komando, Rabu (19/6).


Dia menyebut pengalokasian jatah subsidi BBM  melalui Bantuan Langsung Sementara Masyarakat alias BLSM sebagai kebijakan yang salah. Program tersebut hanya memperpanjang kebodohan dan kemiskinan rakyat yang sudah miskin.

"Menolak pencabutan subsidi BBM merupakan garis politik PDIP. Dengan kebijakan itu harga kebutuhan pokok naik sehingga membuat rakyat makin menderita. Karena itu kita sebagai kader akan terus menyuarakan penolakan atas kenaikan harga BBM," jelas dia.

Dwi yang mencalonkan kembali sebagai calon legislatif pada Pemilu 2014 mendatang, mengatakan, aksi turun ke jalan yang dilakukan para kader banteng moncong putih merupakan bagian dari upaya partainya melawan kebijakan pemerintah yang jauh dari pembelaan atas nasib rakyat, setelah dalam voting di Rapat Paripurna DPR kemarin kalah oleh suara partai koalisi pemerintah.

"Selain sudah melakukan perlawanan di DPR RI, kami (PDIP) lakukan penolakan dengan cara ekstraparlementer. Ke depan agar kebijakan dimenangkan parlemen, maka PDIP harus memenangkan pemilu," tandasnya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya