Berita

Didi Mahardhika dan Jane Shalimar

Blitz

Kekasih Jane Bantah Punya Pistol

SENIN, 17 JUNI 2013 | 09:18 WIB

Mengklaim nggak nampar atau menyentuh supir. Menuuduh pihak taksi Blue Bird yang merekayasa isu penodongan.

Cucu Soekarno, Didi Mahardhika, akhirnya buka suara secara langsung mengenai kecelakaan mobil sang kekasih, Jane Shalimar yang terselip kabar dirinya menodongkan pistol. Didi dengan tegas membantah hal itu.

“Momen saya untuk melakukan itu kapan? Saya ini keluarga berpendidikan. Nggak punya nyali untuk itu. Punya senjata pun nggak kok. Polisi dan sopir taksi pun nggak ada yang bilang saya menodong dengan senjata api,” tegas Didi di kediamannya,  kawasan Jati Padang, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.


Didi memaparkan, saat usai kejadian, dirinya langsung mengantarkan Jane ke rumah sakit karena mengeluh sakit pada bagian bahu. Karenanya, ia tak tak ada waktu untuk melakukan hal-hal yang lain. “Saya antarkan Jane ke RSPI (Rumah Sakit Pondok Indah) karena dia mengeluh sakit bahunya. Diduga ada retak di tulang bahu kanan,” jelas Didi.

Dia juga menampik kabar dirinya melakukan tindak kekerasan terhadap pengemudi taksi Blue Bird yang menabrak mobil Mercy sang kekasih. “Saya tampar atau menyentuh pun tidak,” tekan Didi.

Didi justru heran dengan reaksi sopir taksi yang tak meminta maaf.

“Emang nggak ada (pistol). Malah berkembang ke penembakan. Kelihatan direkayasa ini,” kata ibunda Didi, Rachmawati Soekarnoputri.

Rachmawati juga menduga, ada yang menunggangi perusahaan taksi agar bisa lepas dari masalah. “Terlalu dini kalau mau berdamai. Lalu ada isu penodongan, ya cuma mengalihkan alibi supaya pelaku ini ‘dilindungi’ dan membuat fokusnya jadi berubah.

Nggak bisa itu. Zaman sekarang kok masih pakai backing-backing-an,” tudingnya.
Pengacara Sunan Kalijaga pun mendapat informasi dari sumber terpercaya soal hembusan kabar yang dinilainya mengada-ada itu.

Jane bukan satu-satunya korban tabrak belakang oleh taksi di kawasan Pondok Indah, Selasa (11/6). Ada seorang pengendara motor yang juga terluka setelah kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang taksi.

 Jane menghadirkan sang pengendara motor ke hadapan wartawan. Rangga, nama pria 20 tahunan itu, harus dipapah oleh dua orang untuk menuju ruang pertemuan, karena masih mengalami cidera di kakinya.

“Kecepatan motor saya sekitar 40 (km/jam). Posisi saya di kiri, sudah rnggak bisa menghindari lagi. Saya jatuh ke trotoar,” tuturnya sambil meringis menahan sakit di dadanya.

Menurut Jane, usai tabrakan, Rangga langsung terkapar di atas aspal. Sementara, si supir taksi masih berada di dalam mobilnya tanpa mau menolong.

“Itu yang bikin saya emosi. Ada korban terkapar, dia malah asyik teleponan. Akhirnya saya ngurusin Rangga dulu,” jelas Jane.

Mantan pacar Iko Uwais ini memerintahkan asistennya untuk membawa Rangga ke rumah sakit. Sementara, dirinya terus meminta pertanggungjawaban dari sopir taksi.
Jane  kembali gerah ketika mendengar isu miring kalau Didi sempat menodongkan pistol ke supir taksi.  “Kami korban, kami ngebantu lho,” curhat Jane.

“Masak kami yang korban malah kami yang dijorokin beritanya ke mana-mana. Ini kecelakaan biasa saja. Bisa terjadi sama siapa aja,” imbuh pesinetron Jalan Keadilan dan Selebritis Juga Manusia ini.

Jane menegaskan kalau ia langsung meminta Didi mengantarnya ke rumah sakit. Bukan hanya akibat cedera bahu, ibu satu anak itu tak ingin emosi Didi terpancing.

“Terus aku cegah Mas Didi karena takut marah-marah kan di situ. Abis itu aku minta dibawa ke rumah sakit juga karena bahu kananku sakit,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang saksi mata dikabarkan melihat Didi menodongkan senjata api ke sang sopir taksi. Bahkan ada saksi mata lain juga melihat Didi mencekik sang sopir sambil menodongkan pistol. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya