Berita

nurul arifin/rmol

Politik

Golkar Ingatkan PKS Tidak Mendua

JUMAT, 14 JUNI 2013 | 11:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Golkar mengingatkan PKS bersikap tidak mendua, memasang setengah badan di pemerintahan sementara badan lainnya berada di luar dengan menolak kebijakan mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM).

"Daripada jadi bulan-bulanan publik sebaiknya PKS bersikap tegas saja. Tidak usah mendua," ujar Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Nurul Arifin kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (14/6).

Nurul menilai penolakan PKS sebagai upaya untuk mendapatkan efek politik yang konstruktif bagi mereka.


Ketegasan perlu dipilih PKS, kata anggota Komisi II DPR RI itu, karena strategi untuk mendulang simpati publik di balik penolakan atas rencana pemerintah menaikkan harga BBM yang didukung partai koalisi nyatanya kontra produktif.

"Masyarakat sudah cerdas dan kritis terhadap hal-hal yang berbau pencitraan," pungkas Nurul.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya