Berita

jokowi

Tak Punya Prestasi, Jokowi Jangan Sampai Nyapres

RABU, 12 JUNI 2013 | 23:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Belum adanya janji-janji Joko Widodo selama masa kampanye yang terealisasi dengan baik hingga saat ini tampaknya tak mengejutkan.

Pengamat sosial-politik Mustofa Nahrawardaya mengungkapkan, Jokowi saat jadi jadi Walikota Solo sukses "jualan" dan "menunggangi" isu mobil Esemka. Namun tidak pernah matang dalam proyeknya hingga kini.

Saat itulah, Jokowi terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta.
 

 
"Masyarakat DKI terlalu tinggi ekspektasinya. Karena mengira kehebatan managemen Mas Joko tersebut bisa dipraktekkan di Jakarta. Tapi faktanya jelas berbeda. Kini program Esemka yang diagung-agungkan masyarakat menjelang Pilkada DKI itu, sudah nyaris tamat. Pemesan Esemka dikecewakan, bahkan pada mundur," ujar Mustofa (Rabu, 12/6). 

Sekarang, ungkap Mustofa, bahkan memimpin Jakarta sudah hampir delapan bulan, Jokowi dan Ahok justru minim prestasi. Sekalipun itu prestasi mengatasi persoalan di depan mata seperti penertiban Gepeng dan penertiban jalan kota.

Sentuhan pembangunan DKI yang awalnya dibilang gampang, kini terbukti menyulitkannya mereka sendiri. Bahkan program-program yang dulunya ditentang, seperti pembangunan enam ruas tol, kini malah dikerjakan.

"Padahal penentangan pembangunan enam ruas Jalan tol itulah yang menarik pada program Jokowi-Ahok. Belum lagi pengingkaran atas janji melindungi PKL dan warga Miskin Jakarta. Penggusuran hampir setiap hari menghiasi media," tandas Mustofa.

Karena itulah, Mustofa menegaskan, Jokowi tidak tergiur atas desakan maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang. Jokowi harus terus membangun Jakarta hingga akhir masa jabatan.  "Selesaikan dulu membangun Jakarta, hingga akhir jabatan jika ingin memiliki catatan prestasi gemilang. Tanpa itu, tiada guna," demikian Mustofa. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya