Berita

Masih Bersengketa, Kebakaran Kantor SULI Diduga Direkayasa

RABU, 12 JUNI 2013 | 22:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kebakaran kantor pusat operasional PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk (SULI) yang berlokasi di Sengkotek, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Jumat lalu, dikhawatirkan sebagai aksi yang sengaja dilakukan untuk menghindari berbagai jeratan dan tuntutan hukum.

"Surat resmi dari MA yang berisi penolakan kasasi pihak SULI dan menguatkan keputusan pengadilan negeri Jakarta Selatan untuk memeriksa SULI, baru saja diterima oleh para pihak pada hari Jumat 7 Juni 2013, kemudian Jumat sore terjadi kebakaran di SULI, ada apa ini? Apakah ini kebetulan terbakar atau sengaja dibakar?" ujar Sekjen Lembaga untuk Transparansi dan Akuntabilitas Perusahaan Publik, Indra Abidin Nasri, dalam keterangannya yang diterima redaksi, Rabu (12/6).

Kebakaran SULI menurut Indra penuh keganjilan karena terjadi setelah jam pulang kantor karyawan. Sementara seperti dinyatakan satpam SULI, kebakaran yang terjadi pada pukul 18.55 WITA sumber api berasal dari arus pendek.


"Umumnya arus pendek terjadi saat beban listrik sedang tinggi-tingginya, padahal jam pulang kantor beban arus listrik sudah jauh berkurang, aneh bukan," katanya.

Keanehan lainnya, pihak SULI begitu cepat untuk menyampaikan bahwa dokumen-dokumen penting perusahaan telah terbakar, tapi statemen penting itu disampaikan oleh seorang satpam, bukan pihak yang memiliki otoritas.

Sebagaimana diketahui, SULI adalah perusahaan kayu raksasa di Indonesia yang sedang bersengketa baik perdata maupun pidana antara pemilik saham mayoritas dan minoritas. Saat ini kasus perdatanya sedang disidangkan oleh pengadilan negeri Jakarta Selatan dan kasus pidananya sedang diselidiki oleh Mabes Polri. Pemegang saham minoritas menggungat manajemen dan direksi SULI yang dianggap melakukan tindakan yang merugikan perusahaan dan pemilik saham publik.

Pemegang saham minoritas menggugat kerugian meteriil dan immateriil senilai total 20 triliun dan kalau penggugat memenangkan gugatan akan dikembalikan semuanya kepada manajemen SULI sebagai modal untuk perbaikan pengelolaan perusahaan.

Indra Abidin yang juga pengamat ekonomi dan emiten meminta kepada pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas kemungkinan unsur kesengajaan pada kebakaran tersebut. Jika terjadi unsur kesengajaan, aparat penegak hukum wajib memproses ini ke pengadilan secara terbuka dan tanpa pandang bulu.

"Aparat tidak boleh takut dan harus tegas memproses ke jalur hukum jika terjadi unsur kesengajaan. Aparat hukum pasti dengan mudah akan mencium bau kesengajaan, sebab SULI sedang banyak terjerat kasus, baik kasus sengketa antar pemegang saham, illegal logging, dan lain-lain," tegas Indra. [zul]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya