Berita

Politik

Pergerakan Bersama HMI Akan Kepung Pertamina

SELASA, 04 JUNI 2013 | 15:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pergerakan Bersama Himpunan Mahasiswa Islam menyayangkan sikap represif aparat terhadap aksi penolakan kenaikan BBM oleh mahasiswa. Pergerakan Bersama HMI juga tidak mentolerir aparat mengepung secretariat HMI Makassar yang terletak di Jalan Botolempangan.

Sebagai aksi solidaritas, Pergerakan Bersama HMI menyatakan akan mengepung Pertamina menyikapi kenaikan harga BBM.

Demikian diungkapkan salah satu Ketua PBHMI, Tinto Wardhani pada Selasa (4/6). Pergerakan Bersama HMI terdiri dari eks HMI


"Kami sangat menyayangkan sikap represif aparat terhadap mahasiswa yang menyatakan aspirasi menolak kenaikan BBM. Tindakan represif ini kemudian memancing pecahnya bentrokan antara mahasiswa dan polisi.

Dia mengatakan sangat mengutuk tindakan aparat yang mengepung kantor sekretariat di Makassar.

"Saya tidak paham, apa maksud aparat dengan pengepungan itu," ujar Tinto lagi.

Oleh karena itu, dijelaskan lebih lanjut, Pergerakan Bersama HMI sebagai sikap solidaritasnya terhadap rekan-rekan mahasiswa HMI di Makasar juga akan melakukan unjuk rasa damai dengan mengepung Kantor Pertamina di Jakarta, pada Kamis (6/6) lusa.

"Unjuk rasa akan dilakukan secara damai. Namun kami tidak akan menutup kemungkinan, jika dipancing oleh aparat, kami akan meladeninya. Aparat sekarang hanya sekedar alat pemerintah untuk membungkam aksi mahasiswa. Padahal apa yang dilakukan mahasiswa adalah sesuai dengan hati nurani rakyat yang kian lama hidup dalam penderitaan. Sementara pemerintah tidak pernah memberi jalan keluar yang bijaksana dalam mengatasi penderitaan rakyat itu. Kalau korupsi ini diperhatikan dan ditangani secara benar, kenaikan BBM tidak perlu dilakukan," tegas Tinto. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya