Berita

Warga Binong Tahu Rizal Ramli Capres 2014

SABTU, 01 JUNI 2013 | 23:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kedatangan DR. Rizal Ramli, Sabtu pagi (1/6), benar-benar tak disangka-sangka warga Binong Permai, Kelurahan Binong, Tangerang, Banten. Tampil sederhana mengenakan batik cokelat bercelana hitam, ekonom senior itu datang disambut dengan penuh suka cita. Para warga nampak bahagia Rizal Ramli yang selama ini terllihat di televisi berada di tengah-tengah mereka.

"Kedatangan Pak Rizal benar-benar rejeki yang tidak disangka-sangka. Ini merupakan rejeki besar, dan sangat istemewa. Terimakasi Pak Rizal sudah mau datang," ujar Hasan Toriq, salah seorang tokoh masyarakat di Binong, disambut tepuk tangan warga.

Rizal Ramli bersilaturrahim ke Binong untuk melihat perjuangan para warga di sana dalam mewujudkan cita-cita dan harapan untuk bisa memiliki sebuah masjid jami. Selain untuk tempat menunaikan shalat, dari masjid yang diberi nama Raudhatus Shalihin itu pula, kata Hasan, kelak kegiatan-kegiatan sosial akan rutin diadakan. Saat ini masjid baru selesai dibangun satu lantai.


Hasan yang mantan aktivis masjid sewaktu mahasiswa dulu tak aneh dengan sosok Rizal Ramli sekalipun belum pernah bertatap muka langsung. Sebagai orang yang memegang tradisi NU, dia tahu banyak soal Rizal Ramli yang dikenal sebagai santri Gus Dur. Dia bahkan tak malu menceritakan kepada warga mengenai perjalanan Gus Romli, begitu kalangan NU menyapa Rizal Ramli, yang selalu berjuang memperbaiki nasib bangsa dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan sejahtera.

"Kita juga tahu dari televisi dan berita-berita, Pak Rizal berkehendak maju sebagai capres. Kita doakan beliau bisa memperbaiki nasib bangsa, bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat," ucapnya dijawab amin hadirin.

Sambutan hangat terhadap Rizal Ramli juga terpancar dari para karyawan PT Berkat Air Abadi yang hadir dalam acara. Perusahaan di bidang water treatment itu selama ini memang sudah banyak membantu penyelesaian pembangunan Raudhatus Shalihin.

Edy Mulyadi, perwakilan dari PT Berkat Air Abadi, menyampaikan hal yang sama dengan Hasan. Menurut dia, kedatangan Rizal Ramli ke lokasi menjadi bukti mantan Menkoperekonomian itu sangat peduli dengan kondisi masyarakat kecil, dan mau memperjuangkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

"Kita bersyukur Pak Rizal terus melakukan perubahan dengan langkah nyata, bukan hanya sebatas doa yang merupakan selemah-lemah iman. Apa yang dilakukan Pak Rizal sangat bermanfaat. Kita doakan beliau jadi presiden," tutur Edy.

"Desain masjidnya bagus, bisa jadi kebanggaan desa. Namanya juga bagus, Raudhatus Shalihin yang berarti taman orang-orang saleh. Mudah-mudahan nama ini doa. Kalau doa tiap hari dinyatakan insyaAllah jadi kenyataan," ucap Rizal Ramli dijawab amin hadirin.

Dalam kesempatan ini Rizal Ramli yang baru-baru ini disebut capres paling ideal dan reformis oleh Lembaga Pemilih Indonesia memilih memotivasi para warga untuk terus melakukan perubahan. Menurut dia kunci untuk bisa mewujudkan sebuah perubahan adalah fokus terhadap tujuan.

Fokus dengan tujuan inilah yang sudah dilakukan warga Binong sehingga modal awal pembangunan masjid yang hanya Rp 7 juta kini sudah membuahkan bangunan masjid yang kokoh berdiri di tengah-tengah pemukiman. Hal ini pula, kata Rizal Ramli, yang dilakukan dirinya bersama banyak pihak untuk mewujudkan perubahan Indonesia menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. Kita semua tentu ingin perubahan di Indonesia terjadi. Indonesia yang lebih baik untuk generasi yang akan datang. Bukan seperti yang saat ini terjadi dimana tiap harinya rakyat disesaki dengan berbagai skandal dan korupsi para pejabat.

"Tuhan mendengar perjuangan kita, doa kita. InsyaAllah akan terwujud. Hati dan pikiran kita bagaikan sinar laser, tajam sekali. Cahaya laser bisa menembus baja. Doa, niat dan langkah kita harus fokus. InsyaAllah dengan fokus bisa berubah," begitu nasihat Rizal Ramli mengakhiri sambutan.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya