Berita

Bisnis

ABM Bagikan Dividen 25% dari Laba Bersih 2012

KAMIS, 30 MEI 2013 | 17:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perusahaan energi terintegrasi PT ABM Investama Tbk (ABM) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2012, hari ini. Dalam RUPST, perseroan mendapatkan persetujuan dari pemegang saham atas Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2012 termasuk di dalamnya Laporan Kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2012.

Perseroan juga melakukan penetapan atas penggunaan laba bersih tahun buku 2012 melalui pembagian dividen, dimana perseroan mendapatkan persetujuan pemegang  saham untuk membagikan dividen sebesar 25% atau lebih dari USD 3,4 juta.

Direktur Utama ABM Andi Djajanegara mengatakan, di tengah keadaan industri yang cukup menantang, pihaknya sebagai perusahaan yang telah banyak mendapatkan dukungan dari para stakeholder khususnya investor, merasa sangat puas karena dapat menjalankan komitmen untuk membagikan dividen.


"Hari ini pemegang saham telah menyetujui untuk membagikan 25 persen dari laba bersih sebagai dividen dan sisanya sebagai laba ditahan," kata Andi dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Kamis (30/5).

Dia mengatakan, ABM membukukan kinerja operasional yang positif sepanjang 2012 ditopang oleh kinerja operasional entitas anak-anak usaha. Meskipun laba bersih turun menjadi USD 13,64 juta, namun sinergi kinerja entitas anak-anak usaha mendorong penjualan dan pendapatan dengan laba bruto tumbuh positif menjadi USD 172,26 juta. Pendapatan konsolidasi tumbuh 17,7% menjadi US$ 886,97 juta dibandingkan tahun 2011 sebesar USD 753,83 juta, hal ini menunjukan keunggulan integrasi perseroan.

"Tekanan pada industri batubara menimbulkan efek berantai yang di sisi tambang menurunkan harga jual batubara, di sisi kontraktor menyebabkan kenaikan biaya operasional dan peningkatan beban keuangan yang mendorong terjadinya penurunan di nilai laba bersih ABM," ujar Andi.

Selain pembagian dividen, lanjut Andi, untuk mendukung keberlangsungan dan menjaga kinerja operasional yang positif, komposisi alokasi pengunaan laba bersih tersebut telah diperhitungkan untuk kebutuhan dana perseroan. Baik untuk investasi, ekspansi maupun operasional di tahun 2013. Memasuki 2013, ABM telah menyiapkan belanja modal (capex) sebesar USD 275 juta.

"Ini adalah investasi dan modal operasional ABM beserta entitas anak untuk menopang pertumbuhan bisnis perseroan. Bergerak ke depan, perseroan akan berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas produksi secara terukur dan melakukan efisiensi guna meningkatkan profil margin usaha Perseroan," demikian Andi.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya