Berita

Myleene Klass

Blitz

Myleene Klass, Minum Teh Campur ASI

KAMIS, 30 MEI 2013 | 09:10 WIB

Menikmati secangkir minuman hasil kolaborasi teh dan susu, memang terasa nikmat. Tentunya jika yang digunakan susu segar yang berasal dari sapi perah. Nah, bagaimana jika yang digunakan air susu ibu atau ASI?
   
Kebiasaan unik ini dilakukan oleh Myleene Klass, penyanyi dan model asal Inggris. Ia ketagihan minum teh campur ASI karena sudah menjadi kebiasaan di keluarganya.
“Ayahku yang seorang perwira mengajarkan cara meracik minuman ini,” cerita Klass.
I
bu dua anak yang berpartisipasi sebagai pekerja amal sejak bercerai dari mantan suaminya Graham Quinn pada April 2013 itu, menambahkan, “Aku membuat semua orang mencobanya. Rasanya tak aneh. Rasanya seperti orang-orang minuman yoghurt probiotik. Manis tetapi tidak semanis susu kental. Itu normal,” katanya.

bu dua anak yang berpartisipasi sebagai pekerja amal sejak bercerai dari mantan suaminya Graham Quinn pada April 2013 itu, menambahkan, “Aku membuat semua orang mencobanya. Rasanya tak aneh. Rasanya seperti orang-orang minuman yoghurt probiotik. Manis tetapi tidak semanis susu kental. Itu normal,” katanya.

Saat itu, ayah Klass yang bekerja di Royal Navy selalu mengatakan, rasa ASI yang manis tapi tak seperti susu kental manis. Tujuannya, agar ia tak merasa aneh ketika minum teh ASI.

“Aku sering menawarkan teh ASI. Agar semuanya bisa lebih sehat dari teh tradisi keluarga kami,” bebernya.

lass, lahir di Gorleston, Norfolk, Inggris, 6 April 1978. Sebelum menjadi penyanyi besar, ia menjadi backing vocal konser tour beberapa penyanyi terkenal, di antaranya konser musik Michael Crawford, Robbie Williams dan Cliff Richard. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya