Berita

Cuma Soal Waktu KPK Jerat Otak Century

KAMIS, 30 MEI 2013 | 06:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Century DPR Bambang Soesatyo mengaku tak tahu undangan yang dikirim ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berisi permintaan penjelasan soal konstruksi hukum penetapan tersangka Century.

Bamsoet, begitu Bambang dipanggil, baru tahu materi undangan seperti itu setelah ada penjelasan penolakan hadir dari KPK.

"Saya baru tahu undangan permintaan soal penetapan tersangka. Kalau seperti itu memang sudah masuk substansi materi perkara," ujar dia kepada media, Rabu malam (29/5).


Bamsoet mengatakan sepengetahuan dirinya undangan dikirim menyusul pemeriksaan mantan Menteri Keuangan dan Ketua KSSK Sri Mulyani di Washongton DC, AS, beberapa waktu lalu. Selain itu, katanya, undangan Timwas adalah dalam rangka menanyakan perkembangan penanganan kasus Century oleh KPK.

"Kita minta pimpinan DPR melayangkan surat kembali ke KPK, menyampaikan penjelasannya kepada Timwas Rabu depan," ujar dia.

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, hasil pemeriksaan Sri Mulyani yang diakui Ketua KPK Abraham Samad ada informasi terbaru soal Century memberikan optimisme bagi Timwas dan publik terhadap penanganan kasus Century. Dia menilai belum terungkapnya aktor utama bailout Century cuma tinggal menunggu waktu saja. Siapa pelaku dan bagaimana perannya sudah terang. Dia menduga ada banyak bukti yang sudah dimiliki KPK.

"Menyangkut orang yang sangat penting KPK sangat hati-hati merangkai pasal-pasal. Ini saya kira soal waktu saja," demikian Bamsoet yang juga anggota Komisi III DPR.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya