Berita

Politik

Aktivis Gereja: Franz Magnis Harus Cabut Pernyataan

RABU, 29 MEI 2013 | 21:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Aktivis Gereja dari NTT, Y.Nanuhitu, mengecam surat Franz Magnis-Suseno yang berisikan protes terhadap Award untuk Presiden Indonesia dari Appeal of Conscience Foundation (ACF).

Menurut Tokoh Pemuda dari Indonesia Timur ini, pernyataan Frans Magnis Suseno telah memprovokasi kerukunan antar umat beragama yang telah berjalan sangat baik selama ini.

"Saya heran, bisa-bisanya seorang yang mengaku pastor dan profesor filsafat memprovokasi antar umat beragama, khususnya kalangan ekstrem di masing-masing agama," sesal Nanuhitu.


Harusnya, menurut Nanuhitu, Magnis menyadari bahwa suratnya itu memberikan ancaman baru bagi kerukunan umat beragama di Indonesia.

"Yang paling dirugikan oleh pernyataan Magnis itu adalah Umat Kristniani di Indonesia." papar Nanuhitu.

Karena menurut dia, takutnya kalangan agama lain di Indonesia menganggap surat Magnis mewakili sikap umat Kristiani.

"Saya tegaskan, kerukunan umat beragama di Indonesia ini terbaik di dunia. Magnis harus mencabut suratnya itu," demikian Nanuhitu. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya