Berita

buah simalakama/ist

Politik

Yani: Rapat dengan KPK seperti Makan Buah Simalakama

RABU, 29 MEI 2013 | 15:22 WIB | LAPORAN:

Komisi III DPR RI menggelar rapat pembahasan anggaran dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pusat Pelaporan Transaksi Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) dan Lembaga
Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) hari ini (Rabu, 29/5).

Menurut anggota Komisi III Ahmad Yani, ada beberapa anggota Komisi Hukum itu mengaku takut ikut dalam pembahasan APBNP itu, karena akan menyeret mereka ke dalam kasus hukum.

"Waktu yang disediakan ke kami cukup terbatas. Kalau ternyata kami sahkan, besok ada persoalan kita bisa dipanggil, dan ini faktanya sudah terjadi kasus simulator," ujar anggota Yani di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (29/5).

"Waktu yang disediakan ke kami cukup terbatas. Kalau ternyata kami sahkan, besok ada persoalan kita bisa dipanggil, dan ini faktanya sudah terjadi kasus simulator," ujar anggota Yani di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (29/5).

Dalam rapat itu, Yani juga meminta agar waktu pembahasan anggaran ini disetujui dulu sejak awal sebelum dibahas.

"Persoalan pembahasan anggaran ini sebaiknya disepakati sejak awal karena saya khawatir waktu pembahasan yang singkat justru berpotensi menimbulkan masalah," sambungnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan itu menyebutkan, menghadiri rapat anggaran ini bagaikan memakan buah simalakama, ikut rapat salah, tidak ikut juga salah.

"Ini seperti buah simalakama karena jika tidak hadir rapat, maka saya bisa
dipanggil Badan Kehormatan (BK) sedangkan kalau hadir akan dipanggil KPK" keluhnya. [rsn]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya