Berita

Harry Azhar Aziz/ist

Politik

Wakil Ketua Komisi XI: Elit di Jakarta Harus Ubah Mindset

SELASA, 21 MEI 2013 | 15:03 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Keuangan negara yang harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan bangsa dan dikelola secara terbuka serta bertanggung jawab ternyata masih belum bisa mensejahterakan daerah.Hal itu dijelaskan oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Aziz, menurutnya dari 492 anggaran daerah di kabupaten kota, sumber asli pendapatan daerah kurang lebih 10 persen sisanya dari APBN."Artinya, nasib daerah ditentukan oleh Presiden dan DPR, karena keputusan APBN itu ditentukan di Jakarta. Tapi apakah yang di Jakarta paham betul masalah di daerah? itu pertanyaan yang belum bisa dijawab," ujar Harry dalam diskusi Demokrasi dan Pembangunan di Indonesia di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (21/5).Menurut politisi Partai Golkar itu, meski begitu, jika Indonesia memberikan refrendum ke beberapa daerah akan memilih untuk berpisah karena merasa banyak rugi bergabung dengan Indonesia, ia juga mencotohkan referendum yang terjadi pada Texas."Texas referendum ingin bergabung dengan Amerika, tidak mau merdeka, California menjadi negara bagian terbesar ke-16, karena banyak manfaat bergabung dengan pemerintah Amerika. Coba tanya Timor Timur, Aceh dan Irian, pasti semua ingin pisah," tegasnya.Ia menjelaskan jika dana bagi hasil di Aceh dan Papua itu 70:30 tapi daerah masih tertinggal."Orang Jakarta merasa lebih tau sola urusan daerah, itu mindset yang harus diubah. Kuncinya adalah di pola play fair untuk transfer daerah," tandas Harry.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya