Berita

Marzuki Alie

Wawancara

WAWANCARA

Marzuki Alie: Masyarakat Tahu Konvensi Capres Demokrat Akal-akalan Atau Tidak

SENIN, 20 MEI 2013 | 12:00 WIB

Sampai sekarang metode konvensi capres Partai Demokrat belum jelas. Ini menimbulkan keraguan sejumlah kalangan, apakah ada keseriusan mencari capres 2014 melalui konvensi.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan, pihaknya serius melaksanakan konvensi capres.

“Tapi soal metodenya bagaimana, itu terserah Pak SBY,’’ kata Marzuki Alie kepada Rakyat Merdeka, kemarin.


Begitu juga, lanjut Ketua DPR itu, kapan dimulainya konvensi tersebut, itu juga tergantung SBY selaku Ketua Umum Partai Demokrat.

“Pak SBY yang tahu kapan dimulai konvensi itu. Lebih jelasnya tanyakan saja kepada beliau,” paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Apa sudah dibicarakan mengenai metode dan tata cara pelaksanaan konvensi itu?
Sampai sekarang belum ada.

Bukankah seharusnya sudah dibuat?
Saya tidak mau bicara masalah ini. Sebab, itu di luar kewenangan saya.

Loh kenapa?
Masalah konvensi capres itu menjadi urusan Majelis Tinggi Partai Demokrat, termasuk metode, cara, atau lainnya.

Ada usulan kalau hasil konvensi harus ditetapkan sebelum pemilu legislatif, apa komentar Anda?
Ya, sampaikan saja hal itu kepada Majelis Tinggi. Tentu nanti yang menanggapinya adalah Mejelis Tinggi Partai Demokrat.

Berarti Anda setuju dengan usulan itu?

Begini. Pada dasarnya semua usulan tentu ada nilai positif dan negatifnya. Maka Partai Demokrat perlu melakukan pertimbangan dengan baik dan matang.

Ada anggapan ini hanya akal-akalan politik saja kalau ditetapkannya sesudah Pemilu Legislatif, ini bagaimana?
Kata siapa, nanti buktikan saja. Kita ini kan harusnya jangan su’udzon (berprasangka buruk) dulu. Kan itu semua nanti bisa dilihat setelah konvensi capres itu diselenggarakan. Kalau sekarang kan terlalu cepat menyimpulkan kalau konvensi capres atau ide itu adalah akal-akalan politik.

Maksudnya?
Masyarakat tentu tidak bodoh. Mereka kan bisa melihat faktanya nanti, apakah konvensi capres yang dilakukan Partai Demokrat adalah sebuah akal-akalan politik atau tidak.

Anda yakin ini bukan akal-akalan?
Tentunya saya yakin konvensi capres yang akan dibuat Partai Demokrat ini bukanlah akal-akalan politik.

Ada dasar yang membuat Anda yakin tidak bakal akal-akalan?
Saya yakin karena sebuah partai yang suka melakukan akal-akalan politik pada akhirnya tidak lagi dipercayai rakyat. Ngapain juga lakukan itu.

Ini kan sebuah ide yang tidak sembarangan. Apalagi wacana penyelengaraan konvensi capres itu sudah dilempar ke publik oleh partai kami. Artinya, masyarakat sudah tahu semua. Nah kalau ide konvensi capres itu sudah dilempar ke publik, lalu itu ternyata akal-akalan politik tentu efeknya publik menghukum dengan ketidakpercayaan mereka, maka habis lah partai kita.

Sudah ada yang berminat masuk konvensi capres selain Anda?
Setahu saya belum ada.

Kenapa belum ada?
Mungkin karena belum ada mekanisme atau metode pendaftaran serta penjaringannya.

Kenapa begitu?
Saya belum tahu, tanyakan saja ke Pak SBY, he-he-he. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya