Berita

Realistis Saja, Parpol-parpol Tidak Perlu Memaksakan Diri Penuhi Kuota

SENIN, 13 MEI 2013 | 06:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Banyaknya kekurangan kelengkapan berkas administrasi yang harus dipenuhi oleh partai politik untuk memenuhi seluruh syarat pencalonan menjadi belenggu tersendiri bagi partai politik.

Belenggu ini disebabkan oleh tindakan partai politik yang terlalu memaksakan diri untuk memaksimalkan memenuhi jatah kursi di setiap daerah pemilihan tanpa mempertimbangkan kelengkapan berkas administrasinya.

"Akibatnya, terjadi kemaksimalan bakal calon dengan setumpuk kewajiban untuk melengkapi berkasnya," ujar Deputi Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz (Senin, 13/5).


Oleh karena itu, demi kemudahan proses pencalonan ini, partai politik sebaiknya tidak perlu susah payah dan bersikap realistis saja. Jangan memaksakan diri yang pada akhirnya menyulitkan diri sendiri.

"Seleksi saja para bakal calon berdasarkan kesiapannya menyerahkan kelengkapan berkas, jika sulit untuk melengkapi dihapus saja dari daftar pencalonan," katanya menyarankan.

Selain itu, yang lebih penting dari proses pencalonan ini, partai politik harus mempertimbangkan aspek kualitas bakal calon. Aspek kualitas ini penting karena demi masa depan keterpilihan partai politik itu sendiri saat Pemilu nanti, semakin banyak calon berkualitas akan semakin meningkatkan jumlah perolehan suara.

"Sebaliknya, jika partai politik masih saja mengusung para calon yang bermasalah maka secara otomatis partai politik tersebut menyatakan diri untuk tidak dipilih oleh rakyat di Pemilu nanti," demikian Masykurudin. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya