Berita

ahmad fathanah

Kenapa Majelis Syuro Tak Bisa Deteksi Presiden PKS Berteman Akrab dengan Ahmad Fathanah

JUMAT, 10 MEI 2013 | 09:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebagian publik bertanya-tanya kenapa sampai Majelis Syuro DPP PKS tidak bisa mendeteksi dan mencegah Luthfi Hasan Ishaaq berteman dengan Ahmad Fathanah, pria yang belakangan diketahui memiliki banyak kasus dengan 'segudang' teman wanita di luar ikatan resmi.

Ahmad Fathanah dibekuk KPK dalam operasi tangkap tangan terkait suap pengurusan izin impor daging sapi. Uang yang diterima Fathanah disebut akan diserahkan kepada Luthfi. Luthfi yang saat kasus itu mencuat merupakan Presiden PKS pun akhirnya terjerat.

"Pertama Majelis Syuro, memang tidak untuk mendeksi perilaku orang per orang ya," ujar anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online kemarin.


Kedua, lanjut Hidayat, penampilan Ahmad Fathanah dari luar sangat bagus. Selain ramah, fasih berbahasa Arab, latar belakang keluarganya juga orang baik-baik. Orang tua Fathanah merupakan ulama besar di Makassar.

"Saya yakin tidak semua anggota Majelis Syuro tahu siapa beliau," tekan mantan Presiden PKS yang saat ini menjabat Ketua Fraksi PKS di DPR RI tersebut.

"Saya saja baru tahu ternyata itu bernama Ahmad Fathanah setelah kasus ini muncul. Sekalipun saya pernah ketemu dia dua kali. Kesannya memang bagus. Kalau ternyata di balik itu ada masalah, biarlah hukum nanti yang membuktikan," sambung Hidayat.

Tapi sebagian orang memandang Ahmad Fathanah begitu dengan PKS. Terbukti, misalnya, Ahmad Fathanah ingin mengundang artis Ayu Azhari untuk tampil di acara PKS.

Terkait hal tersebut, Hidayat mengemukakan, mungkin saja Fathanah merasa sudah dekat dengan Lutfhi Hasan Ishaaq. Karena itu dia merasa bisa mengatasnamakan PKS untuk mengundang orang-orang tertentu.

"Tapi faktanya seperti kasus Ayu Azhari, nggak pernah dia (Ayu Azhari) tampil dalam kampanye PKS. Karena PKS tak pernah mengundang. Mungkin saja itu klaim dia (Fathanah), bumbu-bumbu pembicaraan atau ingin mengesankan kepada pihak yang diajak bicara bahwa dia punya relasi yang luas termasuk di kalangan partai politik," demikian Hidayat. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya