Berita

ahmad fathanah

Ahmad Fathanah Biang Kerok yang Menghancurkan Citra PKS!

JUMAT, 10 MEI 2013 | 08:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring juga angkat bicara soal Ahmad Fathanah, tersangka kasus suap pengurusan izin penambahan kuota impor daging sapi.

Tifatul menegaskan, Ahmad Fathanah bukan kader dan bukan pengurus PKS. Meski, dia tak menampik Fathanah berteman dengan Luthfi Hasan Ishaq sejak lama. Tapi dia mengingatkan, Ahmad Fathanah punya rekam jejam yang tak bagus.

"AF pernah masuk penjara th 2005, terbukti wanprestasi voucher dan palsukan ttd LHI," ujar Tifatul melalui akun Twitternya @tifsembiring yang diberi hashtag #HormatiProsesHukum, tadi malam.


"Info lain yg perlu diklarifikasi AF pernah di hukum di Thailand dan Australia. Stlh bebas AF kembali merapat kpd LHI," sambungnya.

Dari kedekatan itu, jelas Menteri Komunikasi dan Informatika ini, Ahmad Fathanah memanfaatkan nama Luthfi Hasan Ishaaq. Fathanah diduga menjual nama Luthfi untuk mendapatkan fee dan proyek-proyek untuk kepentingan pribadi.

Tifatul juga mengingatkan, kaitan dengan beberapa wanita, yang muncul belakangan ini karena diperiksa KPK, adalah tanggung jawab pribadi Ahmad Fathanah.

Hubungan Fathanah dengan wanita-wanita tersebut, seperti Ayu Azhari, di luar pengetahuan pengurus PKS. Karena dia bukan kader PKS. "Pernyataan isteri AF, bu Septi, bhw AF bukan kader PKS. Ayu Azhari: AF menjanjikan kerjaan show. Vitalia: AF kasih mobil dan berlian," ungkap Tifatul.

"Dan wanita2 lain, terkait AF yg tidak ada hubungannya dg PKS. Kutipan media yg meng-ulang2 kata AF, LHI, Wanita2, terkesan satu kesatuan," kesal Tifatul.

Tifatul pun menegaskan, Fathanah memang jadi biang masalah yang mencoreng nama PKS.  "Kesimpulan: AF bukan kader PKS, memanfaatkan LHI. Minta uang kpd Laguna, u/ kepentingan pribadi. Yg tertangkap tangan adlh AF bukan LHI," demikian Tifatul. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya