Berita

hidayat nur wahid

Hidayat Nur Wahid Dua Kali Bertemu Ahmad Fathanah

KAMIS, 09 MEI 2013 | 09:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid membantah pernah diajak oleh Ahmad Fathanah menjalin kerja sama dengan Telkomsel semasa dia masih menjabat Ketua MPR, seperti disampaikan dalam kicauan @Triomacan2000.

"Saya malah baru tahu dia mengajak saya ke Telkomsel itu. Dari sisi saya, saya membantah pernah diajak. Karena saya belum pernah ketemu dia pada saat saya jadi Ketua MPR. Saya baru tahu orang itu dengan nama itu setelah kasus ini muncul," ujar Hidayat dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 9/5).

Dalam kicauannya, akun Twitter anonim itu menyebut, sebelum ditangkap oleh KPK di Hotel Le Meredian Jakarta pada 29 Januari lalu, AF pernah mencoba menyeret Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dan Hidayat Nur Wahid (HNW) ke penjara menggunakan kasus proyek kerjasama mereka dengan Telkomsel. "Untungnya, kasus tersebut berhasil dipetieskan di Polda Metro sehingga LHI dan HNW yang saat itu menjabat ketua MPR selamat," kicaunya.


Melanjutkan keteranganya, Hidayat tak menampik pernah dua kali bertemu Ahmad Fathanah. Tapi dalam dua kali pertemuan itu, dia tidak ngeh, bahwa dia itu adalah Ahmad Fathanah yang belakangan tersangkut kasus suap pengurusan izin impor daging sapi.

"Saya pertama kali bertemu dia dalam sebuah undangan jamuan makan malam, banyak orang disitu. Ada orang mendekati saya mengajak ngobrol dengan sangat ramah, dan ngomong-nya bahasa Arab karena dia memang pernah kuliah di Riyadh," imbuh Hidayat.

"Tapi saya nggak ngeh siapa ini orang. Karena begitu banyak orang dalam jamuan makam malam ini. Itu sekitar pertengahan 2012. Setelah itu nggak pernah ketemu lagi," sambung Ketua Fraksi PKS ini.

Kemudian, Hidayat bertemu lagi dengan Ahmad Fathanah. Dalam pertemuan kedua ini, diakuinya memang ada hubungannya dengan Lutfhi Hasan Ishaaq. Pertemuan kedua ini terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta saat hendak pergi ke Medan pada awal Januari tahun ini. Ahmad Fathanah bersama Luthfi.

"Ketemunya di airport dan kemudian di pesawat dalam perjalanan ke Medan. Jadi waktu itu, lagi-lagi, saya masih nggak ngeh, orang ini namanya siapa dan dalam konteks apa dia berangkat ke Medan," kata Hidayat lagi.

"Yang jelas saya juga berangkat dengan rombongan saya sendiri undangan untuk (menghadiri) acara PKS di Medan (pilgub). Ya itulah pertemuan saya dengan orang yang kemudian saya tahu namanya Ahmad Fathanah," kenang Hidayat.

"Di dua event inilah saya ketemu dia dan itu artinya bukan ketika saya ketua MPR. Itu artinya info dia mengajak (saya) ke Telkomsel, tidak benar. Saya tidak punya bisnis dengan Telkomsel, dan manapun juga. Waktu saat Ketua MPR juga tidak ada bisnis dengan Telkomsel, bisnis apaan dengan Telkomsel. Apa hubungannya antara MPR dan Telkomsel?" tanyanya.

Hidayat tak menampik, Ahmad Fathanah memang ramah, dan ingin menampakkan keakraban, apalagi dalam perbicangannya menggunakan bahasa Arab.  "Karena kita yang pernah belajar di pesantren dan Timur Tengah, ya wajar saja kemudian ngomong bahasa Arab menjadi akrab. Sama dengan tukang sate Madura kalau diajak pakai bahasa Madura jadi akrab," tandas Hidayat. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya