Berita

ayu azhari

KPK Ingin Vermak Wajah PKS Sebagai Partai Suka Bermain Perempuan?

KAMIS, 09 MEI 2013 | 08:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keberadaan Ahmad Fathanah dalam berbagai pusaran kasus yang terkait dengan PKS setidaknya lewat Luthfi Hasan Ishaaq terus menimbulkan tanya. Ahmad Fathanah diduga memang disiapkan untuk mengaramkan kapal partai dakwah tersebut.

"Menurut saya Ahmad Fathanah ini memang seperti dalam misi untuk mengkaramkan kapal PKS. Kalau kita lihat perannya dan baca penyelidikan tentang peran Fathanah, jelas sekali dia ini adalah makelar," jelas pengamat politik Rico Marbun kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 9/5).

Sebelumnya, @TrioMacan 2000 berkicau bahwa Ahmad Fathanah adalah agen yang disusupkan ke PKS dengan target partai dakwah itu hancur. Kecurigaan bahwa AF adalah agen yang ditanam di lingkungan PKS nampak dari kebiasaannya hadir dalam setiap pusaran korupsi PKS yang terungkap. Kata akun Twitter anonim ini, dia berperan sebagai pengumpan agar elit PKS terjerat.


Terlepas dari apa yang disampaikan Trio Macan, Rico Marbun melihat kembangan dari kasus Ahmad Fathanah ini lebih banyak bumbunya ketimbang substansi.

"KPK terlihat seperti sedang membangun wajah PKS yang buruk rupa dengan cerita AF dan wanita-wanitanya. Padahal ini dua tema yang berbeda," tandas akademisi dari Universitas Indonesia ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya