Berita

achmad rubaie

Agar Tak Ada Lagi Perbudakan, Sosialisasi Empat Pilar Harus Diarahkan ke Pengusaha

RABU, 08 MEI 2013 | 13:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kasus penyiksaan dan penyekapan buruh pabrik kuali di Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi bukti rendahnya pemahaman sebagian pengusaha terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang terdapat dalam sila ke-2 Pancasila.

Padahal bunyi sila ke-2 "Kemanusiaan yang adil dan beradab" adalah ajaran dimana nilai dan martabat kemanusiaan sangat dijunjung tinggi.

Nihilnya pemahaman sebagian pengusaha terhadap nilai dan rasa kemanusiaan, pastilah berimplikasi pada tindakan dan perlakuan mereka terhadap buruh. Oknum pengusaha itu pun memperlakukan pekerja seperti barang.


"Ini sungguh sangat ironis dan menyedihkan. Peristiwa penyiksaan dan penyekapan ini sudah bisa dikatagorikan sebagai 'tragedi Kemanusiaan' yang patut diambil tindakan," ujar anggota MPR dari Fraksi PAN Achmad Rubaie kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 8/5).

Diakui Rubaie, kasus penyiksaan dan penyekapan buruh mengindikasikan belum massifnya gerakan penyebaran kembali nilai-nilai adiluhung yang terkandung di dalam Pancasila.

Agar peristiwa serupa tidak terulang kembali, dia menganjurkan program Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digagas oleh MPR sasarannya diarahkan kepada para pimpinan perusahaan.

"Namun saya pesimis mereka mau. Sebab tidak ada keuntungan materiil yang didapat dari kegiatan tersebut kecuali mempertebal rasa kemanusiaan sesama anak bangsa," tandasnya. [zul]]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya