Berita

gamawan fauzi/ist

Politik

Gamawan Fauzi: Selesai Mendagri, Saya Mau Pensiun!

SENIN, 06 MEI 2013 | 19:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Nama Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi adalah salah satu yang dipotret Pol-Tracking Institute sebagai kandidat alternatif pemimpin 2014.

Dengan peluang itu, Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yuda AR mengatakan, Gamawan yang pernah jadi Gubernur Sumatera Barat dan Bupati Solak ini memiliki peluang besar untuk memenangkan konvensi Partai Demokrat untuk menjaring calon presiden (capres).

Namun ketika dihungi Rakyat Merdeka Online malam ini (Senin, 6/5), Gamawan dengan tegas mengungkapkan, ia tidak tertarik dan tidak berminat untuk mengikuti konvensi Partai Demokrat yang akan diselenggarakan sekitar bulan Agustus 2013 ini.


"Saya sudah hampir 20 tahun jadi pejabat negara, cukuplah sampai di sini saja," jelas Gamawan.

Sebelum menjabat sebagai Mendagri, Gamawan pernah menduduki jabatan sebagai berikut; Staf Kantor Direktorat Sosial Politik (Ditsospol) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat, Sekretaris Pribadi Gubernur Sumatera Barat, Kepala Biro Humas Pemprov Sumatera Barat, Bupati Solok (1995-2000), (2000-2005) dan Gubernur Sumatera Barat (2005-2009).

Lanjut pria kelahiran Solok tahun 1957 ini, setelah menjabat Mendagri nanti, dirinya lebih memilih pensiun ketimbang mengincar jabatan lain.

"Setelah selesai tugas Mendagri, saya mau pensiun, menjadi rakyat yang patuh pada pemimpinnya. Biarlah kita dukung yang berminat saja," tandas Gamawan.

Kemarin (Minggu, 6/5), Pol-Tracking Institute merilis hasil suvei opinion makers dan experts bertajuk "Mencari Kandidat Alternatif 2014: 10 Figur Potensial dari Daerah", yaitu; Joko Widodo 82,54, Tri Rismaharani 76,33, Fadel Muhammad 70,38, Syahrul Yasin Limpo 70,31, Isran Noor 70,14, Gamawan Fauzi 70,01, Agustin Teras Narang 69,93, Herry Zudianto 69,78,  Sinyo Harry Sarundajang 68,39 dan Drajot Syaiful Hidayat 68,38.[rsn]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya