Berita

ilustrasi, velg

Otomotif

Takut Rugi Besar, Pasokan Velg Mobil Murah Distop

Regulasi LCGC Molor Terus, Produsen Mobil & Komponen Kalang Kabut
SENIN, 06 MEI 2013 | 07:59 WIB

Tidak hanya produsen mobil yang kalang kabut akibat mandeknya penerbitan regulasi mobil murah. Para pemasok komponen yang sudah memproduksi suku cadang untuk mobil murah juga ikut resah. Lantaran regulasinya belum juga terbit, suku cadang tersebut belum bisa dipakai.

Hal tersebut dialami PT Pakoakuina yang baru saja diakuisisi sahamnya sebesar 51 persen oleh PT Astra Otopart Tbk. Pabrikan pemasok velg Toyota dan Daihatsu itu, terpaksa menghentikan pasokan komponen tersebut karena takut rugi besar.

“Kepastian regulasi belum jelas, kita (pemasok) menjadi kalang kabut. Cetakan sudah dibuat, material sudah ada, tapiregulasinya belum juga dilahirkan,” keluh Director PT Triputra Investindo Arya Hadi Kasim di Jakarta.


Arya mengkritik, berbelit-belitnya penerbitan regulasi mobil murah oleh pemerintah membuat nasib produsen mobil dan pemasok komponen makin tidak jelas. “Dulu janji dua minggu lagi, satu bulan lagi. Sekarang sudah jalan beberapa bulan masih belum dikeluarkan juga,” protes Arya.

Akibat mandeknya regulasi low cost and green car (LCGC), industri komponen yang bergerak di bidang velg ini terpaksa menyetop produksi velg untuk mobil murah. Mereka mengeluh karena mengalami kerugian baik material maupun non-material.

“Tapi kita tetap berharap dan menunggu kalau regulasi LCGC dikeluarkan. Ada yang bilang bulan depan, kita tunggu saja janjinya seperti apa keseriusan pemerintah dalam menumbuhkan industri otomotif,” katanya dengan nada pasrah.

Saat ini, sambung Arya, suplainya velg yang dipersiapkan untuk Toyoya Agya dan Daihatsu Ayla masih nol persen. Paling dikirim hanya 200 unit untuk bahan percobaan produksi.

“Tapi nanti kalau jadi ini akan sangat menguntungkan. Kita masih sangat berharap regulasi ini cepat keluar,” tegasnya.

Selain sudah menyiapkan bahan baku, Triputra Group yang membawahi produsen velg PT Pakoakuina ini mengaku, sudah mempersiapkan tenaga kerja karena menilai proyek ini bisa menguntungkan.

Namun, karena regulasi mobil murah ramah lingkungan tak kunjung lahir, maka semuanya mentok. Pakoakuina selama ini memasok komponen terutama velg untuk mobil-mobil keluaran Astra seperti Toyota, Daihatsu dan Honda motor.
“Sebelum diakuisisi, kita memang sudah memiliki hubungan yang baik,” ujar Arya.

Menurutnya, industri otomotif di Indonesia akan terus mengalami peningkatan yang signifikan. Dalam 3-5 tahun ke depan, diperkirakan terus meningkat hingga tiga kali lipat dari saat ini.

“Makanya jangan sampai kita kalah dari pemain asing. Kalau ada perusahaan velg di sini yang bagus, kenapa harus menggunakan produk asing. Kami juga menyuplai velg untuksepeda motor Honda,” pungkasnya.

Sebelumya, Pemerintah mengaku sedang merevisi draf peraturan mobil murah ramah lingkungan. Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, draft itu sudah ada di Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

“Menko melihat ada yang masih kurang tepat, namun saya tidak tahu pasti apa yang diubah,” kata Hidayat. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Airlangga: Negosiasi Tarif AS Terkait Board of Peace Gaza

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:47

Pengedar 15,5 Kg Ganja Diciduk di Parkiran Stasiun Tanah Abang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:16

Dokumen Epstein Seret Nama Ahmed bin Sulayem, DP World Tunjuk Bos Baru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:27

Tetap Jalan, Menko Pangan Jelaskan Skema MBG di Bulan Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:52

Film Heartbreak Winter x Mordenbeu: Dari Cinta yang Retak Menuju Versi Terbaik Dirimu

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:53

BNI Siagakan Layanan Terbatas Saat Libur Imlek

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

PANFEST 2026 Ajang Konsolidasi Kuatkan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:17

Diluruskan, Ini Alasan Polisi Tidak Tahan Bahar bin Smith

Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:43

PANFEST 2026 Hadirkan 12.000 Sajian Pangan Nusantara di Hutan Kota GBK

Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:08

Roy Suryo Cs Minta Cabut Status Tersangka, Ini Kata Polda Metro

Sabtu, 14 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya