Berita

Darmono

Wawancara

WAWANCARA

Darmono: Kami Lancarkan Operasi Senyap Untuk Menangkap Susno Duadji

KAMIS, 02 MEI 2013 | 09:23 WIB

Kejagung dan Polri menerapkan Silent Operation  atau operasi senyap) untuk melacak keberadaan Susno Duadji.

“Kami lancarkan operasi senyap untuk menangkap Susno Duadji. Operasinya secara diam-diam saja biar tiba kita tangkap. Kalau dipublikasi tentu dia akan lari lagi,’’ucap Wakil Jaksa Agung Darmono kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Ketua Tim Pemburu Koruptor itu memastikan , dalam waktu dekat ini Susno akan ditemukan.


“Ini artinya, tugas kami untuk mengeksekusi Pak Susno terlaksana,’’ ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya:


Sebenarnya tim pencari Susno jalan nggak sih?
Jalan dong. Sampai saat ini tim terus bergerak kok. Bahkan pencarian itu dilakukan bersama teman-teman dari Kepolisian. Saya rasa dengan dukungan dan kerja sama seperti ini pasti cepat ketemu.

Pencarian dikonsentrasikan dimana?
Pokoknya menyebar saja di seluruh Jakarta dan di luar Jakarta, khususnya Jawa Barat. Pokoknya di tempat-tempat yang dicurigai. Seperti rumah tinggal atau tempat-tempat lainnya yang biasa dikunjungi Pak Susno.

Sejak Kejagung dan Polri  sudah terkoordinasi, semua bisa dijalankan dengan baik. Kepolisian juga menyatakan kepada kami akan membantu secara maksimal dengan kemampuan yang dimiliki.

Susno sempat muncul di Youtube, apa itu dilacak juga?
Ya. Tentunya kami lacak. Itulah kemajuan teknologi, siapa saja bisa masuk Youtube. Tapi yang pasti kami tidak akan surut untuk melakukan eksekusi terhadap yang bersangkutan.

Personel tetap jalan dan bekerja di lapangan. Ya tidak apa nanti toh pada saatnya akan ketemu juga, ha-ha-ha...

Kenapa Anda yakin begitu?
Dimana pun Pak Susno bersembunyi, tentunya tidak akan tahan lama. Dengan kemampuan dan jumlah personel dari Kepolisian yang membantu kami, pasti ditemukan keberadaannya.

Kejagung seperti dilecehkan atas kemunculannya di Youtube, ini bagaimana?
Saya kira itu tindakan yang wajar saja. Tidak usah terlalu merasa seperti itu. Kami tidak merasa dilecehkan atau apa. Pokoknya kami selalu lakukan upaya menjalankan fungsi Kejagung dalam  penegakan hukum.

Jangan-jangan Kejagung sudah tahu keberadaan Susno?
Ya. Kami sudah tahu kemungkinan di mana dia berada. Tapi kami rahasiakan dulu.

Lho kenapa?
Memang prosedurnya dalam melakukan pencarian itu tidak boleh terbuka. Kalau kita carinya terbuka, malah Pak Susno tidak ketemu-ketemu. Maaf saja, kami tidak buka semua mengenai dimana saja pencarian yang kami lakukan secara lengkap.

Apa semua sudah mulai bergerak ke lokasi-lokasi itu?
Ya. Insya Allah dalam waktu dekat bisa menyelesaikan eksekusi ini. Tapi caranya dengan apa dan kapan, kami akan memeriksa tempat-tempat itu dan itu kami rahasiakan. Sebab, kalau muncul secara terbuka melalui media, maka Pak Susno tidak ketemu. Dia pasti mengamati pemberitaan di media.

Apa ini strategi bagus?
Kami kira begitu. Kejagung dan Polri saat ini masih silent  atau kami melakukan operasi senyap. Justru kalau bisa kita harusnya kerja di bawah tanah,  yakni jangan sampai ada orang yang tahu mengenai pergerakan kami dalam melakukan pencarian Pak Susno itu.

Apa ada pembagian wilayah pencarian antara Kejagung dengan Polri?
Tidak ada. Kerja sama secara resmi sudah disampaikan oleh Jampidsus kepada pihak Kepo- sian dalam hal ini kepada Bareskrim untuk bisa memberikan bantuan dalam pencarian dan penangkapan.

Hal itu juga disesuaikan dengan ketetapan berdasarkan Surat Kajari Jaksel No B-1618/0.14/Ft/04/2013 tanggal 26 April 2013, Kajati DKI Jakarta NO B.580/0.1/Fuh.1/04/2013 tanggal 26 April 2013 perihal bantuan pencarian dan menghadirkan secara paksa.

Apa tidak ada kendala lagi untuk bekerja sama?
Tidak. Justru setelah dilakukan kerja sama itu, implementasinya pihak Kepolisian telah menyebarkan instruksi pencarian dan penangkapan di satuan bawahnya.

Harapannya bagaimana?
Kami berharap segera ditemukan Pak Susno dari persembunyiannya dan semua masalah hukum bisa diselesaikan.

Apa itu saja harapannya?
Kami berharap Susno  segera menyerahkan diri setelah dinyatakan sebagai buron. Mudah-mudahan Pak Susno dengan kerelaan menyerahkan diri untuk laksanakan putusan pengadilan.

Menyerahkan diri itu jauh lebih terhormat ketimbang nanti kami tangkap.

Apalagi dengan munculnya Susno Youtube yang menyatakan berada di dapil 1 Jawa Barat, tentu ini memudahkan untuk mengetahui lokasi Susno.

Oh ya, kabarnya Kejagung akan ganti tim eksekutor, apa benar?
Kami tetap akan menggunakan tim eksekutor yang sebelumnya. Isu yang beredar tim eksekutor Susno berikutnya akan diganti, itu tidak benar.
 
Tim eksekutor yang dikirim berikutnya pun berjumlah sama dengan yang sebelumnya. Yang penting sekarang kami terus meningkatkan pencarian.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tidak akan lagi memberikan perlindungan terhadap Susno, tanggapan Anda?
Seharusnya memang seperti itu. Masak terpidana dilindungi. Namanya saja perlindungan saksi dan korban. Kalaupun tetap dilindungi, tidak mempengaruhi upaya kami untuk menemukan Susno.

Soal adanya kabar Susno terdeteksi di salah satu gedung di kawasan Soreang, Bandung, ini bagaimana?
Pokoknya semua kemungkinan akan kami lacak. Seperti yang kami bilang tadi, Susno pasti ketahuan keberadaannya. Ini masalah waktu saja. Apalagi polisi sudah mengerahkan segala kekuatannya untuk mencari Pak Susno.

Apa Kejagung serius mau mempidanakan pihak-pihak yang menghalangi eksekusi Susno?
Kami akan melihat dulu apakah unsur pidana terpenuhi. Kalau memenuhi syarat-syarat unsur pidana, itu kan bisa saja. Tapi ini masih dievaluasi. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya