Berita

istimewa

Politik

Tidak Ada Bacaleg Demokrat yang Ganda

RABU, 01 MEI 2013 | 12:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Demokrat belum mengetahui apakah ada bakal calon legislatif (bacaleg) ganda yang disodorkannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Saya belum tahu," ujar Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Andi Nurpati kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (1/5).

Sampai saat ini kata Nurapti, belum ada laporan resmi dari KPU atau pengurus dari daerah yang mengatakan ada bacaleg Partai Demokrat yang ganda.


"Belum ada info dari dari KPU atau laporan dari  DPD/DPC Partai Demokrat atau masyarakat," tandas mantan Komesioner KPU ini.

Sebelumnya, Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menemukan ada 14 nama bakal caleg yang terindikasi ganda.

Berikut daftar nama bakal caleg ganda itu: Tabrani Syabirin - PDI Perjuangan (Dapil Jawa Barat VII) dan Partai Gerindra (Dapil Banten II). Nuriyanti Samatan MAg - Partai Hanura (Dapil Sulawesi Tengah) dan Partai Gerindra (Dapil Sulawesi Tengah). Eka Susanti - PKB (Dapil Kalimantan Barat, Dapil Sumatera Utara III, dan Jawa Tengah VI). Hasniati - PKB (Dapil Riau II dan Dapil Kalimantan Barat). Karina Astri Rahmawati - PKB (Dapil Jawa Barat IX dan Dapil Nusa Tenggara Barat).

Nurhidayati - PKB (Dapil Sumatera Selatan I dan Dapil Sumatera Selatan II). Marda Hastuti - PKB (Dapil Bengkulu dan Dapil Jawa Barat V). Luluk Hidayah - PKB (Dapil Kalimantan Timur juga Dapil DKI Jakarta III). Rien Zumaroh - PKB (Dapil Jawa Tengah IV dan Dapil Jawa Timur V). Euis Komala - PKB (Dapil Jawa Barat III dan Dapil Maluku). Abdul Rahman Sappara - Partai Hanura (Dapil Sulawesi Selatan I) dan Partai Nasdem (Dapil Sulawesi Selatan I). Nur Yuniati - PBB (Dapil Aceh I dan Dapil Jawa Barat II). Sri Sumiati - PBB (Dapil Jawa Tengah VIII dan Dapil Jawa Timur VII). Kasmawati Kasim - PBB (Dapil Sulawesi Selatan I dan Dapil Sulawesi Tenggara). [rsn]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya