Berita

ilustrasi/ist

Politik

3 Ribu Tenaga Kontrak Akan Demo SBY

MINGGU, 28 APRIL 2013 | 22:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Sekitar 3 ribu tenaga kerja kontrak (TKK) kantor pemerintahan dari tiga provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, serta Jawa Timur, berencana menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Presiden SBY, Istana Negara Jakarta, Senin besok (29/4).

"Aksi ini bertujuan untuk memperjuangkan nasib kami yang tak terakomodasi masuk di kategori I maupun II Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) padahal telah mengabdi sebelum tahun 2005," ujar Ketua Komite Guru Bekasi (KGB) Mukhlis Setiabudi di Bekasi, Minggu (28/4).

KGB merupakan salah satu perwakilan massa asal Jabar. Sementara di Kota Bekasi sendiri ada sekitar 10 TKK anggota KGB yang tidak terdaftar di kategori II CPNS pada pendataan awal. Padahal, semuanya telah mengabdi untuk Pemerintah Kota Bekasi sebelum tahun 2005.


Selain tercecernya TKK yang tak masuk kategori II, kata dia, aksi juga akan menuntut pemerintah memeriksa ulang daftar CPNS kategori II yang dirilisnya pada akhir Maret 2013. Disinyalir daftarnya mengandung banyak pemalsuan data, sehingga TKK yang tidak layak karena bekerja setelah tahun 2006 tetap masuk kategori II.

Menurut Mukhlis, seperti dilansir kantor berita Antara, di Kota Bekasi pihaknya berhasil menemukan sedikitnya 300 dari 3.387 data CPNS kategori II yang dicurigai memalsukan data. Pemalsuan data yang dilakukan antara lain dengan memundurkan tahun Surat Keputusan (SK) kontraknya.

"Pemerintah harus menindaklanjuti tuntutan mereka, sehingga CPNS kategori II yang ikut tes Juni/Juli mendatang TKK yang benar-benar berhak,"demikian Mukhlis.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya