Berita

m. nuh

Dalam RDP dengan Mendikbud, Komisi X DPR Jangan Sampai Kecewakan Rakyat

JUMAT, 26 APRIL 2013 | 13:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anggota Komisi X DPR diminta untuk tidak mengecewakan masyarakat. Dalam rapat dengar pendapat yang akan digelar pukul 14.00 siang ini, Dewan harus mencecar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh terkait kesemrawutan pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini.

Pasalnya, sampai hari ini, Mendikbud belum membuka secara transparan faktor utama penyebab karut-marutnya pelaksanaan UN. Karena itu, DPR harus mempertanyakan hal itu secara langsung.

"Apalagi, ada dugaan bahwa kasus UN berawal dari kelalaian pihak Kemendikbud dalam melakukan lelang. Kalau itu betul, DPR sudah pada tempatnya merekomendasikan agar Mendikbud diberhentikan dari posisinya," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah DR. Saleh P. Daulay sesaat lalu (Jumat, 26/4).


Selain itu, DPR juga harus mengevaluasi efektivitas UN dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air. Sejauh ini, UN malah menjadi momok yang menakutkan bagi para siswa dan guru.

Mereka malah takut tidak lulus dan nama baik sekolahnya rusak. Akibatnya, banyak kasus dimana pihak sekolah dan guru berusaha membocorkan jawaban UN kepada siswanya.

"Kalau itu yang terjadi, pelaksanaan UN berarti gagal. Kemendikbud tidak perlu lagi mempertahankan UN sebagai instrumen evaluasi akhir bagi para siswa. Selain menghabiskan biaya yang tidak sedikit, UN juga menimbulkan masalah baru. Dari tahun ke tahun, masalah selalu ada dan bahkan semakin kompleks," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya