Langkah dua pasang ganda campuran asal Indonesia di turnamen India Open Superseries 2013, masih mulus. Dua pasangan Garuda, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati melaju ke babak ketiga. Legenda bulutangkis Indonesia Taufik Hidayat, keok.
Owi/Butet yang berstatus unggulan pertama di turnamen yang berhadiah 200 ribu dolar AS ini menang mudah, dua set langsung atas pasangan India Abhinav Prakash/Kristi Das dengan 21-4, 21-10. Sedangkan Fran/Shendy berhasil mengalahkan pasangan asal Thailand Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul juga dengan dua set langsung 21-13, 21-14.
Langkah serupa diikuti oleh ganda putra melalui pasangan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra. Mereka melangkah ke babak berikutnya usai menjungkalkan pasangan asal Malaysia Thiew Haw Hoon/Wee Kiong Tan. Angga/Ryan berhasil menang dua set langsung, 21-12, 21-12 atas unggulan ke-7 itu.
Sayangnya, langkah mereka tidak diikuti pasangan Muhammad Ulinnuha/Ricky Karanda Suwardi. Mereka harus mengakui keunggulan lawannya asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen. Ulin/Ricky menyerah di tangan ganda putra rangking satu dunia itu dengan rubber set, 10-21, 21-10, 13-21.
“Lapangan kami di set pertama menang angin, jadi kami belum bisa mengatur arah bola. Di set kedua, kami mengubah permainan dengan mencoba unggul di bola-bola depan, pasangan Denmark ini seperti kebingungan, mereka tidak bisa mengikuti ritme permainan yang kami jalankan,†ujar Ulin usai laga, dilansir situs resmi PBSI, kemarin.
Ulin/Ricky tidak dapat memanfaatkan keunggulan mereka di set kedua. Pasangan rangking 21 dunia ini kembali kehilangan kendali permainan pada set penentuan. “Sebetulnya kami sudah cukup percaya diri bisa memaksakan rubber game, tetapi sayang saat skor 4-4, kami kehilangan fokus dan kembali bermain seperti gim pertama.â€
Sementara itu, dukungan publik India kepadanya tidak cukup meloloskan legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat ke babak ketiga. Peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 dan peraih medali Asian Games 2002 itu harus takluk dari pemain India Prannoy H.S dua set langsung 24-26, 9-21.
Taufik memang merupakan pemain yang sangat populer di India. Dia pernah jadi juara di turnamen ini pada 2009 lalu. Menghadapi Prannoy, Taufik dipaksa bermain ketat sebelum menyerah 24-26 di set pertama. Di set kedua, suami Ami Gumelar itu makin kedodoran dan menyerah mudah 9-21.
Di nomor ganda putri, nasib serupa dialami pasangan Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris. Mereka menyerah 17-21, 12-21 dari unggulan kedua asal Denmark, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl. [Harian Rakyat Merdeka]