Berita

Konvensi SBY Sekelas dengan Opera van Java Parto dan Sule Cs

KAMIS, 25 APRIL 2013 | 10:08 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Konvensi yang akan digelar Partai Demokrat dicurigai tidak serius untuk menjaring tokoh-tokoh alternatif yang diinginkan publik. Karena itu, konvensi dinilai hanya sebagai sinetron belaka.

"Itu dagelan, dagelan. Dagelan saja itu," ujar Gurubesar Ilmu Politik Universitas Indonesia Prof. Iberamsyah kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 25/4).
 
Bahkan menurutnya, konvensi yang digagas SBY tersebut sekelas dengan acara komedi Opera van Java di sebuah televisi swasta yang digawangi antara lain oleh Parto, Sule dan Aziz Gagap.


"Karena sudah diatur sama dia (SBY) siapa yang menang. Jadi itu sinetron semua itu. Orang yang ikut konvensi itu orang yang direstui SBY. Kalau nggak dapat restu, nggak bisa," ungkap Prof. Iberamsyah.

Tujuan akhir konvensi itu, kata Prof. Iberamsyah menambahkan, hanya pencitraan. Yaitu, bagaimana meraih simpati publik di tengah merosotnya elektabilitas Partai Demokrat. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya