Berita

sby

Tiga Alasan Menteri-menteri SBY Nyaleg

KAMIS, 25 APRIL 2013 | 09:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ada tiga alasan kenapa menteri-menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu II ramai-ramai maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilihan Umum 2014 mendatang.

"Pertama, mereka ini kategori orang yang haus kekuasaan. Ini bahaya sekali. Dia tidak mau mengukur diri lagi, yang penting dia ingin terus berkuasa sepanjang masa," ujar Gurubesar Ilmu Politik Prof. Iberamsyah kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 25/4).

Kedua, hal itu membuktikan tidak berjalannya kaderisasi di partai politik. Sehingga yang 'dijual' kader-kader yang itu lagi.


"Ketiga mereka hanya sebagai vote getter (pengumpul suara). Karena kalau terpilih mereka akan mundur lagi. Jadi hanya menangguk suara saja. Ini penipuan, pembodohan kepada rakyat," ungkapnya.

"Tiga faktor ini menyedikan sekali dalam perkembangan politik ini. Makanya, rakyat tidak usah pilih mereka," tandasnya.

Menteri-menteri ini maju sebagai caleg, tidak lepas karena Presiden SBY sendiri adalah Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Bahkan, kalau seandainya tidak ada larangan, SBY pun akan maju sebagai caleg. "Karena dia juga kan haus kekuasaan," demikian Iberamsyah. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya