Berita

Cuma Menteri PPP dan Golkar yang Nggak Nyaleg

KAMIS, 25 APRIL 2013 | 08:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kabinet Indonesia Bersatu II diperkuat enam partai. Yaitu, Demokrat, Golkar, PKS, PAN, PPP dan PKB.

Demokrat mempunyai lima kursi menteri; Golkar, PKS dan PAN masing-masing tiga kursi menteri. Sedangkan PPP dan PKB punya dua menteri.

Para menteri tersebut diakui merupakan kader inti dari masing-masing partai tersebut. Karena itu, mayoritas menteri itu maju sebagai calon anggota legislatif untuk mendulang suara pada Pemilihan Legislatif 2014 mendatang.


Tercatat, hanya menteri dari Golkar dan PPP yang tak nyaleg. Meski memang, tak semua menteri selain Golkar dan PPP itu maju sebagai calon wakil rakyat. Menko Perekonomian Hatta Rajasa dari PAN dan Menteri Sosial dari PKS Salim Segaf Al Jufrie adalah pengecualian.

Lima menteri dari Demokrat yang maju itu adalah Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan, Menteri  ESDM Jero Wacik, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.

Dari PKB, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dan Menteri Pembangunan Daerah tertinggal Helmi Faishal Zaini. Sementara menteri PKS yang nyaleg adalah Menteri Pertanian Suswono dan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring.

Terakhir dari PAN, yaitu Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar.

Selain menjadi caleg, para pembantu Presiden SBY tersebut juga mulai disebut-sebut bakal meramaikan pemilihan presiden. Misalnya, Hatta Rajasa, Menteri Pedagangan Gita Wirjawan, dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya