Berita

KPU Pusat Diapresiasi, KPUD juga Harus Segera Umumkan Nama-nama Bacaleg

KAMIS, 25 APRIL 2013 | 06:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Lembaga pemantau Pemilihan Umum, Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) mengapresiasi kecepatan langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menginformasikan nama-nama bakal calon anggota DPR RI di laman resminya www.kpu.go.id, kemarin.

Dengan itu, diharapkan, masyarakat pemilih dan para bakal calon itu sendiri dapat mengakses dengan mudah dan sejak awal bisa melihat nama-nama yang diserahkan oleh partai politik yang bersangkutan.

Meski begitu, JPPR memberikan catatan atas pemuatan nama-nama bacaleg tersebut.


Pertama, informasi yang disampaikan di laman resmi tersebut perlu diberi penjelasan bahwa daftar bakal calon ini adalah data awal yang diserahkan oleh partai politik yang akan diverifikasi secara administratif sehingga nantinya dapat berubah dan berganti setelah diverifikasi lebih lanjut oleh KPU dan perubahan yang dilakukan partai politik.

"Kedua, dalam mencantumkan daftar bakal calon itu, KPU hanya mencantumkan nama-nama saja, tidak disertai jenis kelamin," ujar peneliti JPPR Masykurudin Hafidz (Kamis, 25/4).

Padahal, apabila merujuk ke rekapitulasi yang diumumkan KPU (22/04) sudah ada jumlah laki-laki dan perempuan serta terdapat berapa prosentase bagi masing-masing partai politik tersebut. Kalau saja dalam daftar ini juga dicantumkan jenis kelaminnya maka akan semakin memudahkan publik untuk mengidentifikasinya.

Ketiga, pengumuman informasi bakal calon ini perlu diikuti oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Bagi KPU daerah yang mempunyai laman resmi bisa dimanfaatkan untuk memuatnya. KPU bisa mengkoordinasikan jajaran KPU daerah untuk juga membuka ruang-ruang keterbukaan tersebut.

Catatan ini juga penting untuk menjadi pelajaran bagi KPU agar nanti pada saat KPU mengumumkan Daftar Calon Sementara (DCS) dan masuk dalam tahapan masukan dan tanggapan dari masyarakat agar tidak hanya mengumumkan nama-nama calon saja tetapi juga informasi terkait lainnya.

"Sehingga dari situ, masyarakat pemilih mampu melihat rekam jejak setiap calon yang diusung oleh partai politik," demikian Masykurudin Hafidz. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya