Berita

Olahraga

Jokowi Pede Bisa Atasi Sengketa Ganti Rugi Tol JORR W2

RABU, 24 APRIL 2013 | 18:51 WIB | LAPORAN:

Gubernur Joko Widodo memastikan warga Petukangan Selatan mendukung pembangunan proyek tol Jakarta Outer Ring Round Wesr 2 (JORR W2).

Hanya saja, diakuinya memang belum ada titik temu terutama menyangkut masalah ganti rugi atas pembebasan lahan mereka yang dipergunakan untuk proyek tersebut.

Sebelumnya, warga Petukangan Selatan menuntut ganti rugi sebesar Rp 7 juta - Rp 8 juta per meter kepada pengelola proyek JORR W2. Namun setelah pembicaraan tadi, menurut Jokowi sudah mulai ada titik terangnya.


"Tapi nggak usah disebutkan berapa. Nanti ketemu sekali lagi rampung lah," kata Gubernur Joko Widodo usai bertemu perwakilan warga di Rumah Makan Putra Minang, Jalan Saidi Raya nomor 6, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan,, Rabu (24/4).

Ia optimis dalam 1-2 kali pertemuan lagi dengan warga maka sengketa pembebasan lahan itu dapat segera diselesaikan. Mengenai waktunya, Jokowi belum dapat memastikan.

"Ya nggak tahu, kalau warga minta besok yah besok boleh ketemu rampung. Kalau nggak minggu depan, makan lagi, rampung. Yakin rampung. Yang utara sudah selesai. Yang selatan selesai. Yakin rampung semuanya, ini selesai sudah rampung," tuturnya.

Terpenting ia menekankan betapa pentingnya pemangku kebijakan untuk mau turun ke lapangan mengetahui permasalahan yang dihadapi warganya. Sebab, terkait masalah pembebasan lahan ini warga hanya minta diajak berbicara atau musyarawah.

Disinggung kembali soal nominal ganti rugi yang disepakati, lagi-lagi Jokowi menolak membeberkannya.

"Denger dikit-dikit tapi jangan disampaikan dulu," cetusnya.

Ada sekitar Rp 2 juta gantinya?

"Lebih dari dua juta iya," jawabnya.[wid]




Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya