Berita

Red Bull

Olahraga

Lagi, Red Bull Caci Pirelli

Formula 1
RABU, 24 APRIL 2013 | 08:54 WIB

Kepala tim principal Red Bull, Christian Horner ternyata masih belum puas dengan perfoma ban Pirelli. Dia kembali mencibir kinerja pabrikan ban asal Italia itu di balapan F1 musim ini.

Menurutnya, mereka masih menginginkan produsen ban yang sebagian sahamnya dimiliki Masimmo Moratti, pemilik Inter Milan itu untuk meningkatkan performa produknya. Dia mengatakan, Red Bull mesti melakukan empat pit stop untuk mengganti ban di balapan jet darat di Granad Prix Bahrain, akhir pekan lalu akibat performa jelek Pirelli.

Entah apa yang ada dalam pikiran Red Bull, pasalnya pernyataan pedas itu merupakan kali kedua dilontarkan tim mereka. Padahal, pebalap andalan mereka mengamankan podium di Grand Prix Bahrain.


Ketika ditanyakan apakah Red Bull senang dengan kinerja Pirelli  mengganti ban keras ke ban lembut di GP Bahrain, Horner menjawab, ban masih terlalu banyak permasalahan. Menurutnya, terlalu ekstrim jika harus melakukan empat pit stop untuk mengganti ban.

“Mungkin banyak tim lain yang mengalami masalah seperti Red Bull. Tetapi untuk mengetahui itu semua, kami perlu melakukan pembicaraan dengan pihak Pirelli meminta pendapat mereka dan melakukan perubahan sedikit,” ungkapya di Planetf1, kemarin.

Sebelumnya, Red Bull pernah melontarkan kritikan usai mereka merebut posisi pertama dan kedua di awal balapan F1 musim ini yang berlangsung di GP Malaysia, Februari lalu. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya