Berita

Politik

Sutiyoso: Kami Punya Kader yang Sudah Berdarah-darah

SENIN, 22 APRIL 2013 | 15:56 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tidak mau terlalu memanjakan kader dari anggota aliansi parpol dengan memberikan ruang yang besar dalam daftar caleg sementara.

"Kita akomodir caleg dari teman-teman aliansi, terutama yang sudah punya konstituen" ujar Ketua Umum PKPI, Sutiyoso, dalam konferensi persnya di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol 29, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

Dia tegaskan, tidak semua kader parpol yang bergabung bisa dimasukan. PKPI punya kader sendiri yang loyalitasnya tak diragukan.


"Kami punya kader yang berdarah-darah untuk loloskan partai. Keadilan harus dikedepankan, bukan berarti sama rata" jelas Bang Yos.

Sementara itu, PKPI juga bersikap realistis mengenai target pada pemilu legislatif 2014 mendatang.

"Target minimal lolos PT (Parliamentary Threshold). Maksimal bisa saya baca akhir tahun ini. Kita akan berjuang habis-habisan. Itu harga mati," tegas Sutiyoso.

Adapun parpol yang sudah ikut menandatangani nota kesepahaman dengan PKPI pada awal bulan April ini adalah Partai Serikat Indonesia, Partai Karya Republik, Partai Persatuan Nahdatul Ummah Indonesia, Nasional Republik, PDS, Partai Peduli Rakyat Nasional, PKPB, Partai Buruh, Partai Republik, Partai Kedaulatan, Partai Merdeka dan Partai Nasional Indonesia-Marhaenisme. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya