Berita

DR. Rizal Ramli/ist

Politik

Daftar Stella, Rizal Ramli Tokoh yang Paling Ditakuti SBY!

SABTU, 20 APRIL 2013 | 20:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebuah daftar beredar di dunia maya sejak bulan November tahun lalu. Isinya tentang sembilan tokoh yang patut ditakuti Presiden SBY. Si penulis artikel di blog Kompasiana itu menggunakan nama panggung Stella.

Walau telah beredar sejak November lalu namun membicarakan kembali keberadaannya dinilai masih memiliki relevansi dengan keadaan sekarang, terutama setahun menjelang pemilihan presiden.

Tulisan Stella berangkat dari sebuah pertanyaan yang memang kerap disampaikan banyak kalangan: apakah Indonesia tengah mengalami krisis kepemimpinan. Dia menjawab sendiri pertanyaan itu: "Rasanya nggak mungkin banget."


Menurut Stella masih ada tokoh yang dapat diharapkan membangun Indonesia. Ia menggunakan kriteria tunggal untuk menyusun daftarnya, yakni nasionalis.

"Seorang nasionalis tidak akan mau mengkorupsi uang negara/uang rakyat. Seorang nasionalis juga pasti berani berjuang untuk rakyat, tak peduli apapun taruhannya. Seorang nasionalis pastilah juga cendekiawan, karena untuk bisa mengangkat derajat bangsa, dia akan selalu belajar. Dan cendekiawan sejati pastilah rendah hati tapi bukan rendah diri. Seorang nasionalis juga pastilah punya empati pada penderitaan rakyat, jadi nggak mungkin mau berfoya-foya, beli pesawat, dll. Jadi cukuplah satu itu saja kriterianya," urai Stella.

Juga menurut Stella, SBY dan pemerintahannya sangat alergi pada kesembilan tokoh yang ada dalam daftarnya itu. "Semoga sembilan tokoh ini mampu mengangkat Indonesia," katanya lagi.

Tokoh pertama dalam daftar Stella adalah DR Rizal Ramli. Mantan Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan di jaman Abdurrahman Wahid itu dinilai sebagai tokoh yang paling ditakuti SBY. Pandangan-pandangannya pun dinilai sangat diperhatikan oleh pemerintah.

Gebrakan ide dan gagasan yang dicetuskan RR kerap membuat SBY membisu dan terkadang sama sekali tidak melawan. Rizal Ramli juga dinilai �"sangat gigih” memperjuangkan ekonomi kerakyatan.

Selanjutnya adalah mantan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Kwik Kian Gie yang seperti Rizal Ramli juga dikenal sebagi penganut ekonomi kerakyatan.

Prabowo Subianto ada pada urutan ketiga dalam daftar Stella. Meski kerap dikaitkan dengan peristiwa penculikan 1998, namun menurut Stella, justru Prabowo adalah antitesa SBY yang dikenal ragu-ragu.

Mantan Menteri Hukum dan HAM dan Menteri Sekretaris Negara di era SBY-JK, Yusril Ihza Mahendra ditempatkan di posisi keempat. Yusril dinilai memiliki kemampuan menyederhanakan bahasa hukum sehingga mampu dipahami rakyat dalam menghadapi kesewenangan negara.

Iwan Piliang seorang jurnalis-warga diletakkan pada posisi kelima. Adapun mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Moh. Mahfud MD berada pada posisi keenam. Mahfud MD dinilai memiliki keberanian menyindir kekuasaan langsung ke pusatnya, seperti saat ia mengomentari mafia narkoba di Istana.

Tokoh ketujuh yang dinilai paling ditakuti SBY adalah ekonom Ichsanurdin Noorsy yang juga termasuk dalam kelompok ekonom kerakyatan dan kerap bicara blak-blakan. Di posisi ke delapan adalah Said Didu, dan di posisi ke sembilan adalah pakar perminyakan Kurtubi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya