Berita

ilustrasi

11 Kabupaten di NTT Belum Terima Naksah UN

SABTU, 20 APRIL 2013 | 13:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebanyak 11 Kabupaten dari 21 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur, belum menerima naskah Ujian Nasional 2013 tingkat SMP/MTs/SMP Luar Biasa, kendati pelaksanaan ujian akan berlangsung pada Senin mendatang (22/4).

"Kami baru menerima naskah UN tingkat SMP/MTs/SMP Luar Biasa untuk 10 kabupaten. Masih tersisa 11 kabupaten/kota yang belum tiba dari percetakan di Surabaya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Nusa Tenggara Timur, Klemens Meba, di Kupang, Sabtu (20/4).

Dia mengatakan, untuk sekolah-sekolah penyelanggara yang berada di 10 kabupaten itu, naskahnya pun baru akan disalurkan pada hari ini, dengan sejumlah alat transportasi yang ada, sesuai kondisi dan letak geografis masing-masing daerah.


"Yang sudah dikirim untuk Kabupaten Sikka dan Kabupaten Sumba Timur. Sedangkan delapan kabupaten lainnya masih menunggu disalurkan hari ini," katanya, seperti dilansir Antara.

Dia menyebutkan, delapan kabupaten yang sudah siap disalurkan, masing-masing, Kabupaten Kupang, Alor, Lembata, Flores Timur, Ende, Ngada, Manggarai dan Kabupaten Sumba Barat.

Sementara 11 kabupaten lain yang naskahnya belum ada di Kota Kupang dan masih menunggu pengiriman dari percetakan di Surabaya, masing-masing, Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur dan Kabupaten Nagekeo.

"Kita harapa naskah yang sisa untuk 11 kabupaten lainnya itu segera tiba di Kupang agar bisa segera di salurkan pada kesempatan hari ini dan besok," katanya.

Klemens juga mengaku, naskah yang sudah ada dan sudah dikirim ke dua kabupaten yang ada tersebut, juga belum lengkap, sesuai dengan kebutuhan siswa yang ada di masing-masing sekolah.

Dia mengatakan, untuk Nusa Tenggara Timur, terdapat 1.181 sekolah penyelenggara UN tingkat SMP/MTs/SMP Luar Biasa yang tersebar di 21 kabupaten/kota dengan jumlah peserta 83.649 orang ditambah 5.600 peserta ujian kesetaraan Paket B. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya