Berita

Gebby Ristiyani Imawan-Tiara Rosalia Nuraidah

Olahraga

Dua Ganda Garuda Tumpuan Di Semifinal

Badminton Asia Championships 2013
SABTU, 20 APRIL 2013 | 07:56 WIB

.Ganda putri Indonesia, Gebby Ristiyani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah terus melaju di turnamen Asia Championships 2013.

Mereka berhasil maju ke babak semifinal usai mengalahkan pasangan asal Hongkong, Lok Yan Poon/Ying Suet Tse, 18-21, 21-12, 21-16.

Di semifinal, Gebby/Tiara akan menghadapi unggulan kelima asal China Jin Ma/Jinhua Tang. Kemenangan Gebby/Tiara kali ini sekaligus membayar kekalahan mereka di Denmark Open Superseries Premier 2012 lalu. Kala itu Gebby/Tiara menyerah dua gim langsung dengan skor 12-21, 13-21.


“Kami salah menerapkan strategi di set pertama, mainnya bertahan terus, padahal serangan Poon/Tse cukup berbahaya.

Tapi kami tidak menyerah begitu saja karena ingin membalas kekalahan,” ungkap Tiara usai laga, dikutip situs resmi PBSI, kemarin.

Di set kedua, Gebby/Tiara kecolongan start hingga harus ketinggalan 1-5. Namun keduanya pantang menyerah, pasangan Indonesia ini terus mengejar ketertinggalan mereka.

Gebby/Tiara meraih delapan poin berturut- turut dan balik unggul 9-5. Bermain konsisten, di set kedua berhasil diamankan Gebby/Tiara dan memaksakan set ketiga.

Gebby/Tiara lagi-lagi menguasai irama permainan di set pamungkas. Poon/Tse tak dapat berbuat banyak dan cenderung hanya melayani permainan Gebby/Tiara. ”Salah satu kunci kemenangan kami adalah bisa bermain dengan lepas dan tanpa beban. Kami tidak terlalu menggebu-gebu harus menang, jadi bisa lebih tenang mainnya,” ujar Gebby.

Langkah sukses Geby/Tiara juga diikuti ganda campuran, Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati. Pasangan ini berhasil membungkam wakil Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.

Di laga ini, Fran/Shendy mendapatkan lawan tangguh, dan harus bermain tiga set untuk meraih kemenangan dengan 19-21, 21-15, 21-11.

Selanjutnya, di laga semifinal nanti, mereka akan menunggu pemenang laga antara Sung Hyun Ko/Ha Na Kim kontra Ee Yi Teo/Amelia Alicia Anscelly.

Di nomor tunggal putra, langkah dua tunggal putra muda Indonesia harus terhenti. Shesar Hiren Rhustavito dan Thomi Azizan Mahbub gagal menghadang lawan-lawannya. “Saya tidak bisa cepat beradaptasi dengan lawan, jadi saya ikut irama permainannya dia yang lambat. Padahal pemain China biasanya tipe mainnya cepat, Zhengming beda dari pemain China yang lain. Tentu saya tidak puas dengan hasil ini, masih jauh dari harapan saya” ujar Shesar.

Shesar menyerah dari Wang Zhengming asal China dengan skor 9-21, 17-21. Sementara Thomi takluk di tangan tunggal Malaysia, Chong Wei Feng, 17-21, 13-21.

“Lawan permainannya lebih matang dan dia bisa menjaga poin, sementara saya membuang poin terus dan banyak mati sendiri karena kehilangan konsentrasi. Penampilan saya juga belum stabil,” kata Thomi. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya